Harga Buah Fluktuatif, Sulitkan Produsen Carica di Wonosobo

CARICA. Produsen carica cahaya Dieng, H Ismaun
CARICA. Produsen carica cahaya Dieng, H Ismaun

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO-Produsen minuman carica meminta Pemkab Wonosobo memperhatikan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pasalnya harga buah carica yang fluktuatif berpengaruh pada penentuan harga di pasaran

“Sejauh ini memang belum ada harga carica yang stabil, sangat tergantung kondisi alam, jika kemarau mahal, jika musim hujan murah,” ungkap H. Ismaun selaku produsen carica asal kampung Wonobungkah Jlamprang.

Calon Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan Wakil Bupati M Albar melakukan ramah tamah dengan karyawan UD “Cahaya Dieng” di rumah produksi, Wonobungkah Wonosobo.

Menurutnya, minuman atau manisan segar carica kini tengah menjadi primadona sebagai makanan khas asal Kabupaten Wonosobo. Maka sudah semestinya para pelaku usaha di bidang tersebut mendapatkan perhatian khusus.

Baca Juga
TMMD Sengkuyung III Wonosobo Buka Akses Jalan Penghubung

“Usaha carica ini membawa nama Wonosobo, maka perlu perhatian secara khusus, utamanya pada kwalitas dan juga ketersediaan bahan baku,” ucapnya.

Meski sudah banyak pelaku usaha yang memproduksi carica, namun hingga saat ini belum ada tanaman carica dalam skala luas atau perkebunan.

Berkaitan dengan jumlah produksi carica belakangan mengalai penurunan lantaran pandemi global Covid-19, produsen mengalami penurunan jumlah produksi dan pemasaran hingga mencapai 50 persen lebih.

“Diawal pandemi bahkan kita sempat berhenti produksi, kemudian mulai produksi kembali meski belum penuh seperti semula, ” ujarnya.

Sementara itu, cabup Afif Nurhidayat mengemukakan bahwa usaha pengolahan minuman carica sebenanya sangat prospektif. Karena bahan baku jenis minuman segar dan manis hanya bisa ditanam di daerah dataran tinggi Dieng dan tidak bisa ditemukan di daerah lainnya.

“Carica ini merupakan tanaman yang langka. Ketika diolah menjadi minuman juga punya rasa yang khas. Segar dan manis. Banyak wisatawan yang suka sekali dengan minuman jenis ini. Jadi sangat prospektif untuk dikembangkan,” sebutnya.

Pihaknya berkomitmen terus mengangkat produsen minuman carica karena dapat mendukung sektor pariwisata. Kebangkitan UMKM minuman carica juga sangat berperan bagi kemajuan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan pandemi virus Corona segera berakhir. Sehingga UMKM minuman Carica bisa cepat bangkit kembali. Pelaku usaha minuman ini harus bersatu agar bisa berkembang bersama,” pintanya.

Calon Wakil Bupati Wonosobo M Albar berharap pelaku usaha minuman Carica untuk bisa menggarap pasar ekspor. Pemkab Wonosobo siap membantu agar produk khas daerah ini bisa dipasarkan di luar negeri karena prospeknya sangat bagus.

Guna mencegah penyebaran virus covid-19, maka harus disiplin dalam 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta rajin mencuci tangan. (gus)

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here