Petani Temanggung Mulai Kurangi Pupuk Urea pada Padi

TANAM. Sejumlah petani di Dusun Dalangan Desa Wonokerso sedang menanam padi,
TANAM. Sejumlah petani di Dusun Dalangan Desa Wonokerso sedang menanam padi,

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Sejumlah petani di Dusun Dalangan Desa Wonokerso Kecamatan Tembarak mulai mengurangi penggunaan pupuk urea selama masa perawatan dan pertumbuhan tanaman padi, agar padi lebih kokoh dan kuat.

Inisiatif ini kata Sumudi (75) salah satu petani di desa setempat, dilakukan untuk mengurangi resiko ambruknya padi pada musim penghujan ini. Sebab penggunaan pupuk urea berlebihan akan berdampak pada kesuburan padi.

“Kalau menggunakan pupuk urea terlalu banyak, pertumbuhannya terlalu subur, jadi tumbuhnya terlalu tinggi, sehingga padi akan mudah ambruk ketika ditiup angin saat anging kencang melanda,” katanya, Selasa (20/10).

Ia menuturkan, saat ini usia tanaman padinya sudah memasuki usia 40 hari. Dari sawahnya seluas 4.000 meter persegi, biasanya ia menggunakan empat zak pupuk urea. Tiap zak berisi 50 kilogram urea.

“Pengalaman pada musim tanam sebelumnya, tanaman padi saya pasti ambruk karena angin kencang. Sekarang saya berusaha mengurangi penggunaan pupuk urea agar akar tanaman lebih kuat,” terang Samudi.

Selain akar tanaman tidak kuat, jika menggunakan pupuk urea terlalu banyak hasil panennya pun kurang bagus. Gabah menjadi tidak berisi atau gabuk, dan produksinya pun kurang. Dari pengalaman itu, kini Samudi mencoba hanya menggunakan dua zak pupuk urea saja pada fase pemupukan pertama.

“Nanti pada pemupukan kedua akan ditambahkan 40 kilogram pupuk lagi. Mudah-mudahan cara ini berhasil, sehingga tanaman padi tidak lagi ambruk jika terkena angin,” ujar Samudi.

Sardi (40), petani lainnya mengaku melakukan hal yang sama. Dirinya juga berupaya mengurangi penggunaan pupuk kimia agar tanaman padinya tidak mudah ambruk. Ia menanam padi di sawahnya seluas 2.000 meter persegi.

“Sudah dua kali musim tanam ini, sebelumnya pengurangan penggunaan pupuk urea hasilnya sudah kelihatan. Semoga saja pada pada musim tanam ini akan lebih berhasil,” harapnya.

Penggunaan pupuk urea terlalu banyak juga akan berpengaruh pada beras, selain rasa nasinya kurang enak juga akan mengakibatkan nasi cepat kering. (set)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here