Warga Pituruh Tolak Demo Anarkis, Pasang Spanduk di Pasar Tradisional

PASANG. Spanduk penolakan demo anarkis terpasang di kompleks Pasar Tradisional Kecamatan Pituruh.
PASANG. Spanduk penolakan demo anarkis terpasang di kompleks Pasar Tradisional Kecamatan Pituruh.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO- Warga di sekitar kompleks Pasar Tradisional Kecamatan Pituruh dihebohkan dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Stop Demo Anarkis, Kita Cinta Damai, Sing Penting Makarya”. Pemasangan spanduk sejak Kamis (15/10) petang itu langsung mendapat perhatian dari Kapolsek Pituruh Iptu Sapto Hadi.

Pihaknya mengatakan bahwa masyarakat Pituruh sekarang tambah cerdas mengolah informasi dengan situasi kondisi di Ibu Kota dan tidak terprovokasi dengan berita-berita hoax. Hal tersebut penting karena guna menciptakan kondisi yang kondusif.

“Banyak warga masyarakat demo menentang Undang-undang Cipta Kerja, dengan disertai anarkis, menjarah, menganiaya, dan merusak fasilitas umum. Namun, beda dengan masyarakat Pituruh. Warga menghimbau untuk menentang demo anarkis, demo harus dengan cinta damai, yang penting tetap bekerja,” katanya, Jumat (16/10).

Iptu Sapto Hadi berhrap kesadaran warga Pituruh dapat dipertahankan. Menurutnya, pada dasarnya demo atau menyampaikan pendapat di muka umum dijamin oleh Undang-undang Nomor 9 tahun 1998. Namun, penyampaiannya harus memperhatikan hak azasi orang lain dan ketentuan-ketentuan yang tidak boleh dilanggar.

“Meskipun Kecamatan Pituruh jauh dari perkotaan, warga sangat mendukung NKRI yang aman dan damai. Ini harus dipertahankan,” tegasnya. (top)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here