Terminal Ngadirejo Dialihfungsikan, Bakal jadi Pusat Kreativitas

BERSAMA. Bupati Temanggung bersama jajarannya minum kopi bersama di Terminal Ngadirejo,
BERSAMA. Bupati Temanggung bersama jajarannya minum kopi bersama di Terminal Ngadirejo,

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Terminal Ngadirejo setelah selesai pembangunannya pada tahun 2019 lalu hingga saat ini belum berfungsi optimal. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Temanggung akan menjadikan terminal di Temanggung utara ini sebagai ajang kreativitas masyarakat sekitar.

Sejauh ini fungsi Terminal Ngadirejo belum optimal. Terminal yang seharusnya identik dengan hiruk pikuk aktivitas kendaraan umum, tidak terjadi di terminal ini. Masih banyak ruang kosong yang belum dimanfaatkan.

“Ruang kosong masih ada, jadi masih bisa dimanfaatkan untuk kegiatan bagi masyarakat di Ngadirejo,” Kata Bupati Temanggung M AlKhadziq, usai diskusi dengan sejumlah komunitas pada “Ngopi Bareng” di Terminal Ngadirejo, Jumat (16/10).

Selama ini masyarakat di sekitaran Kecamatan Ngadirejo belum mempunyai tempat khusus untuk aktivitas, oleh karena itu bangunan kosong atau ruang kosong yang masih ada bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Masyarakat Temanggung utara butuh pusat aktivitas, pusat kreativitas yang kebetulan di daerah ini ada Terminal Ngadirejo yang belum optimal pemanfaatannya, masih ada ruang yang bisa digunakan,” kata Bupati.

Bupati berharap, dengan adanya pusat kreatif di Terminal Ngadirejo, nanti sesama masyarakat kreatif bisa saling mengembangkan diri untuk ke depan menjadi lebih baik, mengingat Ngadirejo itu adalah salah satu pusat peradaban di Kabupaten Temanggung.

Sejak zaman dulu Ngadirejo telah menjadi pusat peradaban dibuktikan dengan ditemukannya Situs Liyangan.

Baca juga
Kepergok Tak Pakai Masker, Diminta Nyanyi Lagu Wajib

“Ke depan harapannya Ngadirejo tetap menjadi pusat peradaban Temanggung modern, pusatnya komunitas kreatif, pusat berkembangnya masyarakat yang bukan hanya kreativitas tetapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung Supriyanto mengatakan, memang dua tahun setelah pembangunan Terminal Ngadirejo, yakni 2018, kemudian tahun 2019 membangun jalan dan sebagainya, kini masih berusaha untuk menghidupkan kembali terminal ini.

“Upaya pemerintah memberikan fasilitas sudah semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Apa pun fungsi terminal dari awal adalah pusat transportasi, sehingga harapannya terminal ini betul-betul bisa di manfaatkan.

“Bangunan yang sebenarnya cukup megah ini tentu masih ada kekurangannya, kita akan optimalkan dan ada beberapa ide kreatif dari teman-teman komunitas supaya terminal ini lebih berfungsi,” jelas Supriyanto.

Ia mengakui di Terminal Ngadirejo ini memang masih ada sejumlah ruang kosong atau ruang terbuka, ruangan ini bisa dimanfaatkan sebagai ruang kreatif bagi masyarakat di Kecamatan Ngadirejo.

Selain ruang tersebut Terminal Ngadirejo ada sejumlah ruang, yakni  difungsikan untuk usaha perdagangan ada 13 ruang, kemudian 3 ruang untuk kantor pelayanan Dishub, dan satu ruang lagi untuk laktasi dan P3K. Fasilitas bangunannya sudah mendukung, tinggal optimalisasi dari fungsi terminal yang memang harus ditingkatkan. (set)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here