Penegakan Yustisi Prokes di Purworejo Dirutinkan Tiap Hari

KETERANGAN. Pjs Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA memberikan keterangan terkait strategi penanganan Covid-19 saat ramah tamah dengan wartawan di Ruang Arahiwang Kompleks Kantor Bupati Purworejo, 
KETERANGAN. Pjs Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA memberikan keterangan terkait strategi penanganan Covid-19 saat ramah tamah dengan wartawan di Ruang Arahiwang Kompleks Kantor Bupati Purworejo, 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO– Sosilaisasi dan edukasi kepada mayarakat terkait protokol kesehatan (Prokes) terus digencarkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo untuk menekan laju penularan Covid-19. Bahkan, operasi penegakan yustisi Prokes akan dirutinkan setiap hari hingga akhir tahun 2020.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjaabat sementara (Pjs) Bupati Purworejo, Ir Yuni Astuti MA, saat beramah-tamah dengan wartawan berbagai media di Ruang Arahiwang Kompleks Kantor Bupati Purworejo, Kamis (15/10). Selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, Yuni Astuti menyebut penegakan Prokes secara yustisi setiap hari menjadi salah satu strategi yang harus dilakukan mengingat penularan Covid-19 masih terus terjadi, sedangkan masyarakat belum seluruhnya sadar untuk menerapkan Prokes.

“Terpaksa penegakan yustisi Prokes kita lakukan setiap hari. Kenapa setiap hari? Supaya tumbuh kesadaran masyarakat,” katanya.

Menurutnya, faktor kunci untuk menurunkan laju penularan Covid-19 adalah mengeduksi masyarakat untuk mematuhi 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun.  Jika seluruh elemen masyarakat dapat menerapkannya secara bersama-sama dan konsisten, maka pandemi dapat segera teratasi.

Baca juga
Unjuk Rasa Lagi, PMII Segel Kantor DPRD Kota Magelang

“Karena kalau kita terkonfirmasi positif tetapi OTG (Orang Tanpa Gejala,red), kan kita tidak tahu ya. Jadi, 3M ini harus benar-benar dipatuhi,” tegasnya.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa pihaknya juga intens berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani masalah Covid-19 dan menginstruksikan agar swab tes terus diaktifkan. Menurutnya, tingkat penularan di Kabupaten Purworejo masih tinggi, berada pada posisi 5 atau 6 di Jawa Tengah.

Namun, dalam masa 17 hari tugasnya, sudah dua kali posisi recovery rate (tingkat pemulihan) Covid-19 di Kabupaten Purworejo berada pada urutan nomor 1 di tingkat Jawa Tengah.

“Tanggal 13 kemarin recovery rate kita nomor 1 terbagus, tanggal 14 nomor 12, dan hari ini nomor 1 lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis oleh Jubir Satgas Penanganan Covid-19, dr Tolkha Amaruddin SpTHT KL, melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama SSTP MM, diketahui bahwa ada tambahan 10 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (15/10). Dengan penambahan itu, total terkonfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini yakni 738 orang. Sebanyak 593 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 115 orang isolasi mandiri, 26 meninggal dunia, dan 4 orang dirawat di rumah sakit. Adapun yang masih menunggu hasil swab sebanyak 365 orang. (top)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here