5.527 Paket Sayuran Dijual ke ASN, TNI dan Polri

PAKET SAYURAN. Sebanyak 5527 paket sayuran di jual ke ASN, TNI, Polri dan karyawan BUMN dan BUMD 
PAKET SAYURAN. Sebanyak 5527 paket sayuran di jual ke ASN, TNI, Polri dan karyawan BUMN dan BUMD 

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Sebanyak 5527 paket sayuran dijual ke ASN, TNI, Polri dan karyawan BUMN dan BUMD kemarin. Penjualan sayuran tersebut dikelola tiga koperasi besar di Wonosobo dengan modal pembelian dari dana CSR.

Sekda Wonosobo, One Andang Wardoyo mengemukakan, aksi beli sayuran petani tersebut respons pemerintah Kabupaten Wonosobo dengan penerbitan Surat Edaran Bupati Nomor 510/190/2020, terkait hasil pertanian di beberapa waktu terakhir yang mengalami penurunan harga jual ke titik terendah.

“Kami implementasikan mulai Kamis dengan pembelian hasil pertanian oleh jajaran ASN, TNI Polri, serta Karyawan BUMN dan  BUMD dengan total sebanyak 5.527 paket,” katanya.

Menurutnya, menyebut kebijakan yang tertuang dalam SE Bupati Tentang Bela Beli Produk Pertanian Wonosobo tersebut sebagai upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga
Hari Tani, Petani Malah Terpukul, Tuntut Harga Pasar yang Menguntungkan

Selain itu, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu petani, dengan membeli hasil ladang mereka, untuk kemudian dipasarkan ke para pegawai di instansi perangkat daerah, serta jajaran TNI dan Polri, BUMN dan BUMD melalui Koperasi.

“Kebijakan ini diharapkan mampu menggairahkan sektor pertanian untuk tetap bertahan menghadapi masa berat akibat wabah corona ini,” harapnya.

Sementara penyaluran distribusi perdana ini disalurkan melalui Koperasi Dharma Praja sebanyak 1.814 paket, Koperasi Kartika Kodim 0707 sebanyak 1.851 paket, Prinkoppol Tri Sakti Polres Wonosobo sebanyak 1.862 paket.

Dengan harga per paket sebesar Rp10 ribu. Selanjutnya kegiatan ini kedepan akan terus dilakukan setiap seminggu sekali, dengan membeli dari petani secara langsung.

“Pemerintah akan tetap berkomitmen terhadap SE Bupati, untuk memfasilitasi petani agar harga jual hasil pertanian mereka dapat ditingkatkan dengan menjualkan langsung kepada konsumen,” pungkasnya. (gus)