Wujudkan Desa Digital, Pemdes Krandegan Luncurkan Si Polgan

SI POLGAN. Pemdes Krandegan meluncurkan aplikasi khusus untuk pelayanan yang diberikan nama Si Polgan untuk mendukung Desa Digital.
SI POLGAN. Pemdes Krandegan meluncurkan aplikasi khusus untuk pelayanan yang diberikan nama Si Polgan untuk mendukung Desa Digital.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO– Pemerintah Desa (Pemdes) Krandegan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo tidak berhenti berinovasi meski belum lama ini sukses menyabet juara 1 Bidang Inovasi dan Kreativitas Kampung Siaga Candi 2020 se-Jawa Tengah.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, desa tersebut mencanangkan progam Desa Digital untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Progam desa digital di desa ini menjadi yang pertama di Purworejo.

Guna mendukung terwujudnya Desa Digital, Pemdes Krandegan meluncurkan aplikasi khusus untuk pelayanan yang diberikan nama ‘Si Polgan’, akronim dari Sistem Pelayanan Online Desa Krandegan. Tidak hanya itu, sebelumnya pihak desa juga meluncurkan aplikasi jual beli yang dikelola oleh desa yang berada di Kecamatan Bayan tersebut.

“Kita beri nama Sistem Pelayanan Online Desa Krandegan atau Si Polgan. Sistem ini akan memudahkan warga dalam pelayanan administrasi surat-menyurat dan kepentingan warga lainnya yang berhubungan dengan pemerintahan desa Krandegan,” kata Dwinanto, Kepala Desa Krandegan, Jumat (18/9).

Dwinanto menjelaskan, jika ada warga yang ingin membuat surat-surat administrasi terkait kependudukan dan yang lainnya, mereka tinggal membuka aplikasi itu di HP Android miliknya. Aplikasi yang dibuat desa tersebut sangat mudah digunakan, warga desa tinggal memasukkan nama, NIK, dan jenis surat yang dimohon. Setelah itu, mengisi keterangan yang diperlukan. Setelah semuanya diisi, warga tinggal klik Submit.

Baca Juga
Muncul Penolakan, Deklarasi KAMI Nyaris Bentrok

“Warga bisa mendownload, lalu menginstal aplikasi ini di HP Android miliknya. Lalu bisa menggunakannya dengan cara mengisi form yang disediakan untuk pelayanan surat-menyurat,” jelasnya.

Semua data yang masuk lewat aplikasi tersebut akan masuk ke sistem yang dikendalikan di kantor desa dan akan segera ditindak lanjuti oleh perangkat desa yang sudah disiapkan. Setelah masuk ke sistem, Admin akan memprosesnya, dan ketika telah selesai, akan memberikan notifikasi kepada User. Setelah jadi, warga bisa mengambilnya di kantor atau diantar.

Sebelumnya Desa Krandegan juga membuat website untuk mempublikasikan sejumlah kegiatan desa sebagai transparansi kepada warganya. Toko berbasis online juga disiapkan Pemdes untuk mempermudah warganya terkhusus untuk pemberdayaan UMKM yang ada di Desa Krandegan.

“Semoga yang kecil ini makin membantu dan memudahkan warga untuk mendapatkan pelayanan yang prima, cepat, tepat, dan tanpa biaya,” ungkapnya. (top)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here