Gairahkan Sektor Pariwisata, Gaungkan Ketep Pass Reborn

KETEP PASS. Direktur BPOW Ketep Pass, Mul Budi Santoso, gaungkan tagline Ketep Pass Reborn, ditengah pandemi Covid 19.
KETEP PASS. Direktur BPOW Ketep Pass, Mul Budi Santoso, gaungkan tagline Ketep Pass Reborn, ditengah pandemi Covid 19.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Di tengah pandemi Covid 19 ini, Ketep Pass berusaha menggaungkan tagline Ketep Pass Reborn. Hal ini sebagai salah satu upaya menggairahkan sektor pariwisata di Kabupaten Magelang.

“Kami sampaikan hal tersebut kepada masyarakat melalui medsos, komunitas wisata Pesona Magelang, dan tentunya melalui pers. Agar sektor pariwisata di Kabupaten Magelang kembali bangkit, dengan menerapkan tatanan normal baru,” kata Direktur BPOW Ketep Pass, Mul Budi Santoso, Jumat (18/9/2020).

Mul Budi Santoso, dilantik sebagai Direktur BPOW Ketep Pass, pada 13 Agustus 2020 dengan SK Bupati Magelang. Dirinya mempunyai target 100 hari kinerja, atau selama tiga bulan kedepan, memberikan sentuhan terhadap obyek wisata yang berada dibawah Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang.

“Ini merupakan target pribadi, agar tagline Ketep Pass Reborn benar-benar muncul. Kami melakukan pembenahan internal, memberikan sentuhan fisik dan menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi covid 19 ini,” ungkap Mul Budi.

Untuk sentuhan fisik di Ketep Pass, pihaknya akan membangun ulang gapura pintu masuk obyek wisata tersebut, dengan gapura yang mengusung ikon gunungan. Selain itu sarana dan prasaran seperti toilet sebagai layanan dasar sudah mulai dibenahi.

“Untuk Gapura dengan ikon gunungan, awalnya ada tiga desain, saat ini sudah dipilih satu desain. Pembangunannya menggunakan anggaran perubahan Rp 200 juta,” papar Mul Budi.

Baca Juga
Muncul Penolakan, Deklarasi KAMI Nyaris Bentrok

Selain itu, pihaknya juga menggandeng UMKM, seperti kerajinan, souvenir dan oleh-oleh. Sehingga Ketep Pass menjadi etalase produk kreatif Magelang. Selain itu juga terdapat 400an Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang berjualan dilokasi tersebut.

Adapun pada Bulan Sapar, pihaknya juga akan menggelar Wayangan dan upacara tradisi disekitar Ketep Pass. Dengan menggandeng desa sekitar Ketep Pass.

“Banyak potensi yang bisa dikembangkan di Ketep Pass ini,” terangnya.

Terkait dengan penerapan protokol kesehatan, pihaknya membatasi 50 persen kunjungan. Dimana saat pandemi Covid 19 ini pada hari Sabtu dan Minggu jumlah pengunjung kisaran 1250 orang. Adapun kapasitas pengunjung 5000 orang.

“Kami terapkan satu jalur, pintu masuk dan pintu keluar berbeda. Selain itu pengunjung masuk diminta KTP, dan sesuai protokol kesehatan, yakinkan pengunjung ketep pass aman dan sehat,” papar Mul Budi.

Karena pembatasan jumlah pengunjung yang masuk ke Ketep Pass, pihak Mul Budi juga berbagi pengunjung dengan obyek wisata dikawasan Gunung Merapi dan Merbabu.

“Dengan pembatasan pengunjung ini, kami juga berbagi dengan destinasi yang lain, seperti Top Selfie, Kebun Stroberi, Wisata Alam Graden Pakis dan lain-lain,” pungkasnya.(cha).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here