PPKKMB UMP Hadirkan Mendikbud dan Sandiaga Uno

VIRTUAL. Rektor UMP bersama perwakilan dosen mengikuti PPKKBM secara virtual yang dihadiri Mendikbud Nadiem Makarim dan Sandiaga Uno di Ruang Seminar Kampus Tuimur UMP, 
VIRTUAL. Rektor UMP bersama perwakilan dosen mengikuti PPKKBM secara virtual yang dihadiri Mendikbud Nadiem Makarim dan Sandiaga Uno di Ruang Seminar Kampus Tuimur UMP, 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKKMB) Tahun Akademik 2020/2021 di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) berlangsung istimewa meski dalam masa pandemi Covid-19.

Dua tokoh nasional, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Anwar Makarim BA MBA dan founder Ok Oce Dr Sandiaga Salahuddin Uno, turut memberikan motivasi kepada civitas akademika UMP.

Keduanya hadir secara virtual pada hari pertama PPKKMB yang diikuti Rektor UMP Dr Rofiq Nurhadi MAg dan perwakilan dosen di Ruang Seminar kampus timur UMP, Senin (14/9).

Nadiem Makarim memberikan sambutan, sedangkan Sandiaga Uno bersama Tim Oke Oce-nya memberikan penguatan materi dan berinteraksi dalam Webinar bertajuk Mengembangkan Kreativitas Kaum Milenial untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi Bangsa. Webinar juga menghadirkan pembicara Sekretaris LLDIKTI Wilayah VI, Dr Lukman ST MHum dengan materi Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia dalam Perspektif Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.

Dalam sambutannya, Nadiem Makarim menyampaikan apresiasi dan berbagai arahan terhadap UMP. Antara lain pihaknya mengintruksikan kepada semua perguruan tinggi, termasuk UMP, untuk melaksanakan PPPKKMB secara daring sebaik tanpa mengurangi kualitas mengingat pandemi belum berakhir. Berikutnya, sesuai target Mendikbud terkait konsep Kampus Merdeka, Nadiem menegaskan bahwa kemerdekaan belajar pada prinsipnya adalah kemandirian. Karena itu, mahasiswa harus mandiri dalam belajar dan dosen hanya dapat memposisikan diri sebagai fasilitator.

Baca Juga
Pelantikan 22 Bidan sebagai PNS di Purworejo Dibatalkan, Hanya Diambil Sumpah

Dr Riawan Yudi Purwoko, Wakil Dekan FKIP selaku Ketua Panitia PPKKMB 2020, dalam laporannya menyebut kegiatan PPKKMB TA 2020/2021 dilakukan dengan skema full daring sesuai dengan edaran yang dikeluarkan oleh Kemendikbud pada tanggal 14 Agustus 2020. Kegiatan digelar dalam 2 periode. Periode peraama berlangsung mulai 14 -17 September 2020 dan periode kedua akan dilaksanakan pada 28-29 September 2020.

“Sehingga penerimaan mahasiswa baru masih dibuka sampai dengan tanggal 25 September 2020,” sebutnya.

Pada pelaksanaan periode pertama ini PPKKBM diikuti sebanyak 450 mahasiwa baru, terdiri atas 5 fakultas dan 15 program studi. Tema yang diangkat yakni “Internalisasi Keislaman dan Keilmuan untuk membangun Almamater dan Bangsa yang berkemajuan.

“Perkiraan total mahasiswa baru nanti sekitar 900-1000 mahasiswa, karena sampai sekarang itu sudah hampir 400 juga yang mau masuk di gelombang kedua,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya mengungkapkan bahwa hadirnya sejumlah tokoh nasional dalam PPKKBM tahun ini menjadi motivasi tersendiri bagi UMP. Diharapkan, meski harus mengikuti secara daring, mahasiswa baru dapat tetap menjalani PPKKBM dengan optimal.

“Hingga hari terakhir nanti semua kegiatan secara daring, ada banyak kegiatan relevan yang sudah kita siapkan,” ungkapnya. (top)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here