Aksi Damai, DPC PDIP Purworejo Dukung Polri Usut Pembakaran Bendera

AKSI. Pengurus DPC PDIP Purworejo melakukan orasi saat aksi damai di halaman Mapolres Purworejo  untuk mendukung Polri mengusut tuntas pembakaran bendera PDIP di Jakarta,
AKSI. Pengurus DPC PDIP Purworejo melakukan orasi saat aksi damai di halaman Mapolres Purworejo  untuk mendukung Polri mengusut tuntas pembakaran bendera PDIP di Jakarta,

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Purworejo menyatakan sikap dukungannya kepada institusi Polri untuk mengusut tuntas kasus pembakaran bendera PDIP pada demo di depan Gedung DPR RI Jakarta pekan lalu. Dukungan itu diwujudkan dengan menggelar aksi damai dan mendatangi Mapolres Purworejo, Senin (29/6).

Aksi dipimpin Ketua DPC PDIP Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, diikuti para pengurus dan 500-an kader PDIP. Massa berangkat dari kantor DPC PDIP kemudian menuju GOR Sarwo Edhie Wibowo Purworejo untuk memarkir kendaraan. Selanjutnya jalan kaki menuju Mapolres dengan mengusung sejumlah spanduk dan poster.

Aksi sempat diwarnai orasi di depan Mapolres, sebelum akhirnya 10 orang perwakilan diterima masuk untuk beraudiensi dengan Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito. Dalam audiensinya, DPC PDIP Purworejo menyerahkan surat pernyataan sikap dukungan kepada kepolisian dalam mengusut tuntas kasus pembakaran bendera PDIP.

“Dan kita di sini 100 persen percaya kepada Kepolisian RI untuk bisa mengusut maupun menindak, bukan hanya pelaku tapi juga dalang pembakaran. Karena, kami melihat bahwa apa yang terjadi di sana melanggar UU KUHP pasal 156 terkait di muka umum menyatakan rasa permusuhan kebencian teradap suatu atau beberapa golongan masyarakat,” kata Dion kepada wartawan usai audiensi.

Baca Juga
Seluruh RS di Kota Magelang Zero Pasien Covid-19

Terkait langkah selanjutnya dalam mengawal kasus ini, Dion menegaskan akan mempercayakan kepada aparat penegak hukum. Partai telah mengambil tindakan konstitusional melalui jalur hukum sehingga menyerahkan kepada pihak kepolisian dalam memprosesnya. Di sisi lain, PDIP tetap menjaga kondusivitas agar tidak ada provokasi-provokasi dari luar partai.

“Kami mencoba untuk tetap merapatkan barisan, menahan diri bahwa hati boleh panas tapi kepala boleh dingin, dan kita mencoba salurkan energi kita untuk membangun partai kita dan negara yang kita cintai. Jadi tidak akan ada aksi massa dan sebagainya, kecuali nanti ada instruksi lebih lanjut dari ketua umum,” tegasnya.

Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito, menyatakan pihaknya telah menerima surat dukungan dari DPC PDIP Purworejo kepada Polri terkait penanganan peristiwa pembakaran bendera partai di Jakarta. Surat dukungan tersebut selanjutnya akan disampaikan ke Mabes Polri.

“Surat dukungan sudah kami terima dan akan kami sampaikan ke tingkat pusat,” terangnya.

Lebih lanjut Kapolres memberikan mengapresiasi kepada DPC PDIP karena penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara tertib. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat, siapa pun juga, dan diatur dalam undang-undang.

“Kita lihat berjalan dengan tertib. Terlebih dengan kondisi pandemi Covid-19, menjadi komitmen kita semua, harapan kita kamtibmas kondusif kita jaga bersama-sama sehingga masyarakat bisa produktif,” terangnya. (top)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here