Pemkot Magelang Siapkan Rp137 Miliar untuk Atasi Dampak Covid-19 sampai Desember 2020

Pemkot Magelang Siapkan Rp137 Miliar untuk Atasi Dampak Covid-19 sampai Desember 2020
Pemkot Magelang Siapkan Rp137 Miliar untuk Atasi Dampak Covid-19 sampai Desember 2020

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Pemkot Magelang memastikan anggaran untuk penanganan dampak virus corona (Covid-19) disiapkan hingga Desember 2020 mendatang. Anggaran tersebut difokuskan di tiga sektor meliputi kesehatan, sosial, dan perekonomian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, Pemkot Magelang telah memiliki Rp137 miliar Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mengatasi sejumlah sektor yang terdampak pandemi, dari hasil rasionalisasi anggaran.

Dari sekian banyak item yang telah dipos, salah satunya memuat bantuan pemulihan perekonomian. Baik itu berupa bantuan langsung untuk masyarakat, maupun dana stimulus bagi usaha kecil dan mikro (UKM).

Saat ini, proses pemutakhiran data penerima manfaat masih terus dilakukan. Pemkot Magelang melibatkan Satgas Covid-19 di tingkat RT dan RW untuk mendata warga yang layak mendapatkan bantuan. Demikian halnya dengan keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD), untuk mendata sejumlah sektor terdampak.

“Bantuan ini tidak dikhususkan untuk warga miskin saja. Karena warga miskin justru sudah menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Sedangkan yang dari APBD difokuskan untuk warga terdampak pandemi,” ujarnya.

Mereka yang terdampak, katanya, bukan saja terdata sebagai warga miskin. Namun banyak di antaranya yang terpaksa kehilangan pekerjaan ataupun pendapatan menurun akibat adanya pandemi Covid-19.

“Sekitar 12.000 kepala keluarga lebih data yang kami terima. Sebagian sudah mendapatkan bantuan dari Kemensos, sebagian masih menunggu APBD Kota Magelang,” ucapnya.

Khusus pencairan bantuan dari APBD Kota Magelang berupa bantuan sosial tunai (BST) dan jaring pengaman sosial (JPS), katanya, harus menunggu selesainya penyaluran dari Kemensos. Ini untuk menghindari KK yang mendapat dua bantuan sekaligus.

“Supaya tidak terjadi tumpang tindih atau duplikasi data. Maka kami baru akan distribusikan JPS ini setelah distribusi dari Kemensos tuntas dulu,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengeloaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, Wawan Setiadi menjelaskan, anggaran sebanyak Rp137 miliar telah disiapkan Pemkot, untuk penanganan dampak Covid-19.

“Jika semula kita menganggarkan hanya Rp45 miliar, itu hanya mencakup 3 bulan saja. Padahal kita tidak tahu, pandemi ini akan berakhir kapan. Untuk itu, anggaran yang disiapkan memungkinkan sampai dengan akhir tahun nanti, meski yang kita harapkan, masa pandemi tidak selama itu,” ujarnya. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here