Razia Masker, Pelanggar Didominasi Warga Kabupaten Tegal

PUSH-UP - Petugas Satpol PP memberikan sanksi push-up kepada warga yang kedapatan tidak mengenakan masker.
PUSH-UP - Petugas Satpol PP memberikan sanksi push-up kepada warga yang kedapatan tidak mengenakan masker.

MAGELANGEKSPRES.COM,TEGAL-SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (2/6) sore, menggelar operasi masker di kawasan Alun-alun Kota Tegal. Ternyata, dari ratusan pelanggar yang di-sanksi, didominasi warga asal Kabupaten Tegal.

Pantauan Radar di lapangan, warga yang tidak mengenakan masker adalah sejunlah anak-anak muda. Dengan dalih tidak tahu ada peraturan wajib mengenakan masker, merka diminta memilih sanksi yang diberikan, seperti menyanyikan lagu wajib kebangsaan atau push-up.

“Para pelanggar didominasi warga Kabupaten Tegal, sekitar 90 persen. Identitasnya tercatat bukan warga Kota Tegal,” tegas Kabid Trantib Satpol PP, Edy Sudirman.

Dia menyayangkan kesadaran pelanggar yang masih minim. Jika masuk Kota Tegal, mereka wajib mengenakan masker. Apakah itu hanya mau melintas atau singgah, wajib pakai masker.

Edy menambahkan, sanksi yang diterapkan juga masih dalam tahap pembinaan. Para pelanggar diberi pilihan, nyanyi lagu wajib atau push-up.

“Silakan bermain atau belanja di Kota Tegal, tapi syaratnya wajib pakai masker,” katanya. (gus/wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here