Pandemi Corona, 41 Calon BMI Gagal Berangkat

Drs Tulyono MSi, Kepala Disnaker Batang
Drs Tulyono MSi, Kepala Disnaker Batang

MAGELANGEKSPRES.COM,BATANG – Merebaknya wabah virus corona di sejumlah negara, terutama negara-negara Asia, tak menyurutkan niat warga Kabupaten Batang untuk pergi keluar negeri menjadi Buruh Imigran Indonesia (BMI).

Dinas Ketenaga kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Batang mencatat, dalam kurun bulan Januari hingga Maret 2020 sudah ada 236 orang yang telah mengajukan izin untuk berangkat menjadi BMI.

“236 BMI itu tersebar di berbagai negara tujuan, ada yang ke Malaysia, Singapura, Hong Kong, Taiwan, dan Brunei Darussalam,” ujar Kepala Disnakertrans Kabupaten Batang, Tulyono, Senin (6/4/2020).

Namun demikian, kata dia, Kementerian tenaga Kerja (Kemenaker) telah mengeluarkan surat edaran yang berisi larangan pengiriman BMI ke luar negeri. Sehingga, saat ini terdapat 41 orang calon BMI yang sudah mengajukan rekomendasi paspor dan siap beangkat ke luar negeri terpaksa harus digagalkan.

“Pemkab telah menerima surat edaran dari Kemenaker terkait larangan pengiriman BMI ini. Oleh karenanya, proses pengiriman BMI ke luar negeri kita berhentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan,” terang Tulyono didampingi Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Suparmin.

Dikatakan dia, surat edaran itu tertanggal 5 Maret 2020 dan langsung ditindaklanjuti pada penyalur BMI karena negara tujuan BMI tersebut sudah terjangkit Covid-19 atau Corona. Untuk BMI yang sudah ada di luar negeri, diakui Tulyono ditangani langsung oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

“Seharusnya para calon BMI ini berangkat pada bulan Maret 2020 lalu. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Namun karena mewabahnya Covid-19 di hampir seluruh dunia, maka dilakukan penundaan. Penundaan keberangkatan para calon BMI ini dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan,” katanya.

Adapun 41 BMI yang gagal berangkat itu mempunyai tujuan ke negara Malaysia, Hong Kong, dan Singapura. “Ya, yang ke Singapura rencananya ada 14 orang, Malaysia 11 orang, dan Hong Kong 16 orang,” bebernya.

Ditambahkan dia, pada tahun 2019 jumlah BMI asal Kabupaten Batang mencapai 1.116 orang yang terdiri dari 1.010 perempuan dan 106 laki laki.

“1.116 warga Batang itu tersebar di berbagai negara, seperti Malaysia ada 50 orang, Singapura 289 orang, Hong Kong 319 orang, Taiwan 177 orang, Brunei Darussalam 4 orang, dan masih ada puluhan orang lainnya lagi yang terpencar,” pungkasnya. (fel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here