Bus Berpenumpang Terperosok di Bekas Galian Pipa Pertamina di Jalan Purworejo-Jogja

TERPEROSOK. Sebuah bus terperosok di bahu jalan bekas galian pipa Pertamina, tepatnya di Jalan Purworejo-Jogja Desa Borowetan Kecamatan Banyuurip,
TERPEROSOK. Sebuah bus terperosok di bahu jalan bekas galian pipa Pertamina, tepatnya di Jalan Purworejo-Jogja Desa Borowetan Kecamatan Banyuurip,

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO– Sebuah bus umum berpenumpang terperosok di bahu jalan bekas galian pipa Pertamina yang berada di Jalan Purworejo-Jogja, tepatnya depan Warung Sate Boro Desa Borowetan Kecamatan Banyuurip, Selasa (31/3). Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu, tetapi bus mengalami kerusakan cukup parah pada bagian roda kiri depan dan belakang.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Bus cepat bernomor polisi W 7566 UN tersebut dikemudikan oleh Anas (32) dari Surabaya menuju Purbalingga.

Kecelakaan tunggal berawal saat bus melintasi kejadian dan hendak menghindari kendaraan yang melaju dari depan. Sopir berusaha membanting stir ke kiri, tetapi tidak disangka bahwa bahu jalan sekitar 1 meter merupakan bekas galian pipa Pertamina yang belum diuruk secara sempurna. Badan bus pun terperosok dan nyaris terguling.

“Saya ngrolak ke kiri sedikit, tapi tidak tahu kalau bahu jalan ini tanahnya belum padat akhirnya terperosok,” kata Anas.

Menurutnya, tidak ada tanda-tanda khusus di sekitar lokasi yang memberitahukan kepada pengguna jalan terkait kondisi tanah yang rawan ambles. Hanya ada beberapa patok kayu yang tertancap dengan jarak cukup jauh.

“Ada 10 penumpang, menunggu sekitar 30 menit lalu kita oper ke bus lain,” sebutnya.

Akibat kejadian itu, Anas mengaku mengalami kerugian sekitar Rp5 juta sampai Rp10 juta. Jumlah itu belum termasuk kerugian akibat tidak dapat melajutkan menarik penumpang.

Baca Juga
Perangi Corona, Lindu Aji Secang Semprot Disinfektan Fasum dan Pasar

“Untuk biaya evakuasi mengunakan mobil derek atau crane katanya mau ditanggung Pertamina, tapi ini harus menunggu dari pagi sampai siang. Kami sebagai pengendara harapannya ya galian segera diuruk sempurna, kalau belum sempurna ya diberi tanda atau papan peringatan,” tegasnya.

Totok (57), pemilik RM Sri Rejeki yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, menyebut kecelakaan serupa juga terjadi belum lama ini. Sebuah kendaraan boks juga terperosok ke bekas galian.

“Bahkan 4 rodanya masuk semua itu yang mobil boks kemarin. Ini memang rawan,” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinsa Desa Borowetan, Serda Sulistiyono, yang mendapati laporan dari warga terkait terperosoknya bus langsung mendatangi lokasi. Setelah menemui sopir, pihaknya lalu berupaya melakukan evakuasi sementara dan menghubungi pihak  Pertamina selaku pelaksana proyek.

“Saya lalu komunikasi dengan humas pertamini dan ternyata masih di luar kota. Tapi intinya pihak pertamina mau membantu evakuasi menggunakan crane. Karena posisi crane masih di bagelen, ini jadi kita menungu cukup lama,” terangnya.

“Untuk biaya kerusakan kendaraaan tidak ditanggung Pertamina,” imbuhnya.

Diungkapkan, Jalan Purworejo-Jogja yang melintasi Desa Borowetan terdampak galian pipa Pertamina. Masih banyak titik yang pengurukannya belum sempurna. Kondisi itu mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar dari luar kota yang belum hafal medan.

“Kontruksi tanah banyak yang belum dipadatkan. Tidak ada tanda-tanda juga. Masyarakat ingin setelah penggalian langsung diperkeras. Kalau tidak ya dikasih tanda-tanda,” ungkapnya. (top)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here