41 Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Magelang Kota di Tahun 2019

narkoba
41 Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Magelang Kota di Tahun 2019

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Sepanjang tahun 2019, Polres Magelang Kota berhasil menangkap 41 pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (narkoba). Jumlah ini meningkat 15 persen dibanding tahun 2018, dengan tersangka sebanyak 36 orang.

Hal itu terungkap saat Polres Magelang Kota menggelar kasus narkoba sepanjang tahun 2019, di aula mapolres setempat, Senin (39/12).

Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi mengatakan, selain kasus, kuantitas juga kualitas barang bukti yang diamankan pun mengalami peningkatan.

“Melihat kondisi saat ini tentu mejadi perhatian kita semua bahwa Kota Magelang tidak hanya juga sebagai sasaran, namun juga sebagai daerah perlintasan. Polisi akan terus memberangus narkoba, tidak pandang bulu, karena narkoba adalah perusak,” kata Idham.

Baca Juga
Gagal Nanjak di Jalur Purworejo-Magelang, Dua Truk Nyaris Terjun ke Jurang

Menurutnya, sebagian narkoba yang beredar di Kota Magelang ini berasal dari jaringan luar daerah. Ia mengatakan, rata-rata jaringan itu berada di wilayah Jateng.

Idham menyebutkan, sepanjang tahun 2019, kasus kejahatan trans nasional narkoba naik 15 persen dibanding tahun 2018. Tahun lalu tercatat 33 kasus dan tahun 2019, ada 38 kasus.

“Sedangkan barang buktinya, untuk tahun 2018 berhasil diamankan sebanyak 169,09 gram sabu-sabu, ganja seberat 61,71 gram, dan 9,499 tembakau gorilla. Sedangkan daftar obat G yang berhasil diamankan tahun 2018 meliputi alprazolam 218 butir, merlopam tujuh butir, riklona 2 sebanyak 95 butir, dan algana sembilan butir. Tahun 2019, meningkat tajam dengan barang bukti sabu-sabu seberat 265,718 gram, ganja 20 gram, dan 9,47 gram tembakau gorilla. Untuk obat yakni alprazolam 172 butir, merlopam 28 butir, dan trifluo dua butir,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Badan Nasional Narkotika Kabupaten Magelang, AKBP Catarina menyatakan bahwa Kota dan Kabupaten Magelang meningkat statusnya menjadi waspada akan bahaya narkoba. Terlebih kawasan Magelang Raya disebutkannya menempati urutan kelima dari semua daerah di Jateng.

Artikel Menarik Lainnya :  Napi di Lapas Cilegon Kendalikan 1,1 Ton Sabu

“Kota dan Kabupaten Magelang jadi satu indeksnya, dan peringkat kelima penyalahgunaan narkoba. Solusinya adalah pencegahan. BNNK hadir dalam segala upaya untuk pencegahan penggunaan narkoba. Utamanya keterlibatan semua pihak untuk bersama-sama mencegah,” ucapnya. (wid)