Cerai Tidak Ijin, Tiga ASN di Banyumas Turun Pangkat

Cerai Tidak Ijin, Tiga ASN di Banyumas Turun Pangkat
Cerai Tidak Ijin, Tiga ASN di Banyumas Turun Pangkat

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOKERTO – Sebanyak tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyumas mendapat sanksi karena tindakan indisipliner di semester 2 tahun 2019. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKDD) Kabupaten Banyumas Achmad Supartono mengatakan, pada triwulan keempat, ketiga ASN tersebut dilakukan sidang penentuan. “Yang terakhir kemarin 3 baru sidang. Dua diantaranya turun pangkat 3 tahun, dan satunya turun pangkat setahun,” ujarnya. Pihaknya menambahkan, kasus tersebut karena perceraian yang tidak dilanjutkan dengan mengurus ijin. “Kasusnya karena perceraian namun tidak mengurus izin, itu harga mati, 3 tahun,” ujarnya. Selanjutnya, untuk pemberhentian pegawai masih tidak ada. Pada semester pertama lalu, tercatat ada satu PNS yang diberhentikan secara terhormat karena tidak masuk lebih dari 46 hari. “Pelanggaran berat yang dapat menurunkan pangkat seperti perceraian tidak ijin, perkawinan melaporkan lebih dari satu tahun. Atau pelaporan perceraian lebih dari satu bulan itu dihukum,” jelasnya. Banyumas, lanjutnya, konsisten dalam melakukan pengawasan dan tegas dalam memberikan reward dan punishment. “Reward bagi pegawai berprestasi, misal dalam hal ini ada lomba PNS berprestasi, kita berikan kesempatan untuk pengembangan kopetensi dan pertimbangan dalam promosi. Kalau sanksi, kita lakukan hal tegas sesuai dengab PP 53 tahun 2010. Kalau atasan langsungnya tegas maka setiap PNS diawasi setiap atasan langsungnya. Sehingga himbauan kami kepada atasan langsung untuk mewakili negara melakukan pengawasan,” pungkasnya. (mhd)

Artikel Menarik Lainnya :  Panglima TNI dan Kapolri Ingatkan Forkompimda Blora Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19