Progres Pasar Induk Wonosobo Sudah 98 Persen, Bupati Tuntut Kualitas

pasar induk
MONITOR. Bupati Wonosobo Eko Purnomo kembali lakukan  monitoring pembangunan Pasar Induk Wonosobo di penghujung tahun 2019.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Pembangunan Pasar Induk Wonosobo sudah mencapai 98 persen. Pemkab berharap kontraktor tidak hanya kejar sesuai batas waktu, namun juga menjaga kualitas tetap sesuai dengan spek.

“Progres pembangunan pasar induk sudah 98 persen, sampai akhir Desember ini. Tahap pertama bisa selesai 100 persen, tapi saya kira bukan itu saja, kualitasnya ini yang juga  perlu diperhatikan,” ungkap Bupati Wonosobo Eko Purnomo usai monitoring pembangunan pasar tersebut.

Menurutnya, kualitas pembangunan tersebut penting karena menyangkut masa depan pasar. Sehingga pihak kontraktor tidak sekedar menyelesaikan pembangunan tepat waktu saja.

“Ya kalau hanya cepat selesai tanpa memperhatikan kualitas. Itu bisa menjadi persoalan di kemudian hari. Ini yang perlu dikawal oleh pihak terkait,” tandasnya.

Berkaitan dengan hasil monitoring terhadap kualitas pembanguan pasar induk, Bupati mengaku tidak memahami soal kondisi fisik pasar. Sebab, sudah ada di ranah teknis serta membutuhkan uji laboratorium terhadap hasil pekerjaan.

Baca Juga
Kedisiplinan Jamaah Haji asal Kabupaten Magelang Peringkat Lima di Jateng

“Soal teknis itu, apakah sesuai spek atau tidak, ada di tangan dinas teknis yang tahu. Kita dorong itu dikawal,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DPU PR Wonosobo, Widhi Purwanto mengemukakan, progres pembangunan Pasar Induk Wonosobo sudah 98 persen, diharapkan sesuai dengan kualitas atau spek, tim teknis akan kawal soal itu.

“Kalau kita lihat progres, tinggal sedikit lagi selesai. Tapi,  tidak boleh lengah, pemantuan kualitas tetap dilakukan, jika tidak sesaui spek kita tolak. Kalau kita lihat  kendala selama ini justru cuaca,” katanya.

Sementara itu Kepala Disperdagkop UMKM yang juga Pengguna Anggaran, Agus Suryatin, mengemukakan, pemantuan terus dilakukan untuk memacu percepatan, selain kuantitas juga kualtias, melalui uji lab, baik pemasangan besi atau pengecoran.

Artikel Menarik Lainnya :  Waspada! Ada Potensi Ledakan Kasus Covid-19 Gelombang Ketiga di Wonosobo

“Kalau tidak selesai ya kita bongkar. Sekarang tinggal sisa 2 persen. Tidak ada masalah, tanpa ada hambatan waktu,” katanya.

Baca Juga
Belum Kantongi Izin, Pemkab Purworejo Warning Tujuh Alfamart

Menurutnya, setelah 100 persen tahap pertama selesai, pekerjaan akan off dulu sampai pertengahan januari 2020. Pekerjaan pembangunan kembali akan dilakukan dalam waktu dua sampai tiga minggu kemudian.

“Target tanggal 20 Desember 2019 selesai, tapi sekarang belum, kita beri waktu maksimal lima hari lagi, tentunya disertai denda,” pungkasnya. (gus)