Kedisiplinan Jamaah Haji asal Kabupaten Magelang Peringkat Lima di Jateng

haji
PENERIMAAN. Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana, menerima kembali Jamaah Haji Kabupaten Magelang Tahun 2019.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Drs H Madsabitul Wafa mengatakan, jamaah haji dari Kabupaten Magelang terdisiplin nomor 5 di Provinsi Jawa tengah dari urutan ke 7 pada tahun lalu.

“Menjadi kebanggaan kita bahwa urutan kedisiplinan jamaah haji Kabupaten Magelang meningkat. Tentu ini tidak terlepas dari peran Alim Ulama dan Tokoh Agama di Magelang,” ucap Wafa, dalam kegiatan, Penerimaan Kembali Jamaah Haji tahun 1440/2019 di Pendopo Lapangan Soepardi Kota Mungkid, Kamis (26/12).

Dari data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, jumlah Jamaah haji tahun 2019 dari Kabupaten Magelang berjumlah 1.230 orang. Lalu yang meninggal di tanah suci 2 orang. Semua jamaah selamat hingga ke Tanah air kembali sejumlah 1.228, termasuk ada di dalamnya 9 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Madsabitul Wafa juga menyampaikan, sejak tahun 2019 seluruh jamaah haji di Kabupaten Magelang sudah dibiayai hal yang tadinya tidak dibiayai oleh pemerintah daerah .

Baca Juga
Belum Kantongi Izin, Pemkab Purworejo Warning Tujuh Alfamart

“Mudah – mudahan kebijakan Pemeintah untuk menanggung biaya non PPIH menjadi amal jariah bersama dan ini belum banyak dilakukan di kabupaten atau pemerintah daerah lain,” ungkap Wafa.

Selain itu terdapat beberapa perubahan yang memang harus diikuti karena kebijakan pemerintah pusat. Yaitu, jumlah yang berhak melunasi calon jamaah haji tahun 2020, meningkat yakni 1.320 calon jamaah haji.

“Jika pada tahun 2019 penyusunan karu, karo, dan kloter dibentuk setelah pelusanas namun tahun depan pembentukan  dilakukan sebelum pelunasan,” papar Wafa.

Kemudian ada jeda waktu lima hari yang tidak diberikan anggaran kosumsi oleh pemerintah alias memasak sendiri. Namun, tahun depan seluruh hari mulai dari keberangkatan di Asrama Haji Donohudan Solo, hingga kepulangan semua dijamin oleh pemerintah.

Artikel Menarik Lainnya :  Kelewatan! Korupsi Barang Tanggap Darurat Bencana Covid-19

“Calon jamaah nanti tidak ada lagi yang membawa alat masak dan bahan makan. Karena seluruh harinya sudah ditanggung pemerintah,” jelas Wafa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana, mengatakan, keimanan pasca ibadah haji, janganlah turun. Karena haji yang sebenarnya adalah mengaplikasikannya setelah kembali ke tanah air.

“Boleh menurun keimanan, tapi jangan banyak-banyak. Harapannya keimanan selalu naik, hingga ajal menjemput kita,” ucap Edi.

Kegiatan tersebut dihadiri jamaah haji 2019, serta KH Muslih Zaenal Abidin, Anggota DPR RI Komisi 8 yang membidangi urusan perhajian Indonesia dan juga sebagai narasumber tausiah kepada jamaah haji.(cha)