Belum Kantongi Izin, Pemkab Purworejo Warning Tujuh Alfamart

Belum Kantongi Izin, Pemkab Purworejo Warning Tujuh Alfamart
Belum Kantongi Izin, Pemkab Purworejo Warning Tujuh Alfamart

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Sebanyak tujuh toko modern Alfamart yang berdiri di wilayah Kabupaten Purworejo terancam ditutup paksa lantaran tidak mengantongi izin. Saat ini, Satpol PP Purworejo telah meminta kepada pemilik untuk dapat menutup secara mandiri.

Kepala Satpol PP dan Damkar Purworejo, Budi Wibowo, saat dikonfirmasi awak media mengungkapkan, surat Peringatan (SP) 1 dan 2 telah dilayangkan kepada Dede Jaya Wardana, selaku penanggungjawab PT Sumber Alfamart Trijaya TBK, namun rupanya belum ada tanggapan. Satpol PP berencana akan melayangkan SP 3 dan mengancam akan menutup paksa ke 7 Alfamart itu.

“Senin tanggal 23 Desember 2019 lalu, Satpol PP telah melayangkan SP 2 agar 7  Alfamart tersebut menutup operasional secara mandiri karena tidak mengantongi izin dari Pemerintah Kabupaten Purworejo,” ungkapnya, kemarin.

Disampaikan, SP 2 yang telah diberikan telah berakhir pada Rabu (25/12). Selanjutnya bila Alfamart masih beroperasi lagi maka Satpol PP akan melayangkan SP 3. “Maka ketika tiga hari setelah jatuhnya SP 3 Alfamart tersebut tidak menghentikan operasionalnya dengan sangat terpaksa kami akan menutup paksa dengan memasang Satpol PP Line di Alfamart tersebut,” tegas Budi Wibowo.

7 Alfamart yang belum mengantongi ijin itu diantaranya Alfamart Maron Kecamatan Loano, Alfamart Geparang  Kecamatan Purwodadi, Alfamart Ukirsari Kecamatan Grabag, Alfamart Klepu Kecamatan Butuh, Alfamart Komplek SPBU Andong Kecamatan Kutoarjo, Alfamart Katerban Kecamatan Kutoarjo dan Alfamart Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri.

Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten Purworejo sejak 18 November 2019 lalu telah menetapkan moratorium atas pendirian toko modern di seluruh Kabupaten Purworejo. “Pertimbangannya karena atas keberadaan toko-toko modern ini sangat mengancam pasar-pasar tradisional dan pedagang kecil di sekitarnya,” ujarnya. (luk)

Artikel Menarik Lainnya :  Usut Korupsi Beras Bansos