Penghargaan FKWI jadi Kado HUT ke-45 PDAM Purworejo

Penghargaan FKWI jadi Kado HUT ke-45 PDAM
POTONG TUMPENG. Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti memotong tumpeng untuk Direktur PDAM Hermawan Wahyu Utomo pada Malam Tasyakuran HUT ke-45 PDAM di kantor PDAM

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (PDM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo ST MSi, mendapatkan penghargaan sebagai salah satu Tokoh Berprestasi Indonesia 2019 dari Forum Komunikasi Wartawan Indonesia (FKWI). Penghargaan tersebut sekaligus menjadi kado HUT ke-45 PDAM Tirta Perwitasari.

Penghargaan telah diserahkan oleh Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, Budi Setyo Purnomo, di Hotel Noormans Semarang pada Jumat (20/12) lalu. Sementara HUT ke-45 PDAM diperingati dengan menggelar Malam Tasyakuran di kantor PDAM setempat, Senin (23/12) malam.

Hermawan menyatakan bahwa penghargaan yang diterimanya tak lepas dari keberhasilan PDAM yang didukung oleh berbagai pihak, khususnya jajaran direksi dan karyawan yang telah fokus pada peningkatkan mutu pelayanan serta peningkatan produksi. PDAM berhasil meningkatkan produksi dari 5 juta meter kubik per tahun menjadi 6 juta meter kubik per tahun. Angka kebocoran juga berkurang, dari yang semula 35 persen menjadi 29 persen.

“Penghargaan ini, menjadi kado tersendiri buat PDAM Purworejo, yang bulan Desember ini ulang tahun ke-45. Hal ini, bisa menjadi refleksi kinerja kita. Juga untuk memberikan motivasi kerja bagi seluruh jajaran direksi dan karyawan,” kata Hermawan.

Baca Juga
Rutan Kelas IIB Temanggung Over Kuota

Diungkapkan, HUT menjadi momentum bagi PDAM untuk melakukan introspeksi sekaligus evaluasi untuk mencari solusi terkait masalah-masalah yang mungkin masih jadi kendala untuk menuju PDAM ideal. Beberapa di antaranya terkait pemasangan instalasi air bersih yang belum dapat menyentuh seluruh wilayah di Kabupaten Purworejo, seperti di Kecamatan Bruno, Bagelen, Butuh, dan Grabag.

“Di beberapa wilayah itu ada sumber air bersih, tapi kita belum punya peralatan instalasinya. Kami perlu dukungan untuk pengadan instalasi pengolahan air agar seluruh wilayah dapat ter-cover,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Kader PKK Kabupaten Purworejo Dilatih Tertib Administrasi

Kendala itu menjadi motivasi bagi PDAM untuk melangkah. Terlebih, peenilaian kinerja sehat dari BPPSPAM Kementerian PUPR terus mengalami kenaikan peringkat.  PDAM Purworejo yang sebelumnya menempati peringkat 107 nasional, naik ke urutan 61 lalu berlanjut ke posisi 58 dari 367 PDAM se-Indonesia.

“Kita akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH yang hadir dan turut mememotong tumpeng dalam Malam Tasyakuran mengapresiasi kinerja dan capaian PDAM. Namun, pihaknya juga mendorong agar PDAM terus melakukan inovasi-inovasi demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga
Gagal Salip Tronton, Pengendara Mio di Wonosobo Tewas Terlindas

“Terwujudnya pelayanan air minum yang prima bagi masyarakat. Relevan dengan hal itu saya berharap, agar seluruh karyawan dan karyawati PDAM Tirta Perwitasari, untuk lebih meningkatkan kualitas SDM, dan meningkatkan optimalisasi pelayanan prima kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, tantangan PDAM ke depan akan semakin berat. Hal itu mengingat perkembangan kota yang semakin pesat sehingga membutuhkan ketersediaan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sebab dengan terpenuhinya kebutuhan air bersih bagi masyarakat, secara tidak langsung juga akan meningkatkan taraf hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo,” tandasnya. (top)