Pemuda Tewas Terjatuh dari Kereta, Diduga Karena Akan Foto Selfie

EVAKUASI - Anggota Polsek Gringsing bersama tim medis saat mengevakuasi korban ke RSI Weleri, Kabupaten Kendal.
EVAKUASI - Anggota Polsek Gringsing bersama tim medis saat mengevakuasi korban ke RSI Weleri, Kabupaten Kendal.

MAGELANGEKSPRES.COM,BATANG – Nasib naas menimpa seorang pemuda bernama Ahmad Amriudin (20), warga Rt 01 Rw 03 Kelurahan Pijiharjo, Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Dia ditemukan tewas dengan luka parah pada bagian kepala setelah terjatuh dari Kereta Api (KA) yang ditumpanginya, Selasa (24/12), sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh Arifin, seorang pekerja harian yang bertugas mengawasi daerah rawan longsor di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing.

“Korban Amriudin diketahui terjatuh dari Kereta Api (KA) Argo Muria, jurusan Jakarta-Semarang di KM 52+900, Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing yang saat itu melaju kencang,” katanya.

Mengetahui kondisi korban yang mengalami luka parah, Arifin segera menghubungi petugas stasiun Pelabuhan yang meneruskannya ke Polsek Gringsing.

Anggota Polsek Gringsing, Bripka Hadi Purnomo yang datang ke TKP lalu mengevakuasi korban ke RSI Weleri, Kabupaten Kendal, menggunakan ambulan Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing.

Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia karena menderita luka parah di bagian kepala, perut kanan sobek dan pendarahan hebat.

Identitas diri korban ditemukan dari tas korban dan nomor telepon yang ditulis di selembar kertas. Dari catatan itu petugas berhasil menghubungi orang tua korban di Wonogiri. Kepastian identitas korban diperkuat manifest penumpang yang menyebut nama dan tujuan.

Dari olah TKP, diperkirakan korban hendak berfoto selfie saat kereta melaju kencang hingga akhirnya terjatuh. Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga melalui Kapolsek Gringsing, AKP Haryo Deko Dewo membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut.

“Kereta yang melaju kencang dan jalur menikung tajam membuat apa saja gampang terlontar keluar. Pemandangan dengan latar belakang laut menjadi favorit penumpang kereta terutama anak-anak muda. Mereka nekat membuka pintu hanya untuk selfie,” terang Kapolsek.

Artikel Menarik Lainnya :  32 Bus Siap Evakuasi Warga Kudus ke Asrama Haji Donohudan Boyolali

Hal ini dibenarkan oleh petugas Polsuska, Muchairi yang kerap mengingatkan penumpang Kereta Api agar tidak membuka pintu pada saat perjalanan hanya untuk foto selfie. (fel)