Pabrik Pengolahan Kayu di Purworejo Kembali Terbakar

BERJIBAKU. Ragu Damkar berjibaku memadamkan kebakaran pabrik pengolahan kayu UD Tepat Guna yang terletak di Jalan Purworejo-Kutoarjo KM 5 Desa Candisari, 
BERJIBAKU. Ragu Damkar berjibaku memadamkan kebakaran pabrik pengolahan kayu UD Tepat Guna yang terletak di Jalan Purworejo-Kutoarjo KM 5 Desa Candisari, 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Insiden kebakaran nyaris meludeskan pabrik pengolahan kayu UD Tepat Guna yang terletak di Jalan Purworejo-Kutoarjo KM 5 Desa Candisari Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo. Kebakaran yang terjadi pada Selasa (24/12) ini menjadi kali kedua di pabrik tersebut sepanjang tahun 2019.

Informasi dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo menyebutkan bahwa kebakaran terjadi sekitr pukul 11.15 WIB. Penggunaan mesin gergaji kayu yang telalu lama diduga  menjadi penyebabnya. Mesin yang terlalu panas mengeluarkan percikan api sehingga menyambar limbah kayu yang berada di sampingnya.

“Salah satu warga mengetahui tumpukan limbah gergaji kayu mengeluarkan asap yang disebabkan karena gergaji terlalu panas sehingga menyebabkan percikan api dan menyambar tumpukan limbah kayu, kemudian salah satu karyawan langsung menghubungi Kantor Satpol PP Damkar Purworejo,” kata Kasi Damkar, Rubino.

Setelah mendapat laporan pada pukul 11.20 WIB, regu yang sedang piket langsung menuju lokasi. Dengan dua armada yang dikerahkan, regu berjibaku bersama warga sekitar dan karyawan untuk menjinakkan besarnya kobaran api.

Api berhasil dipadamkan dan dinyatakan aman pada pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban jiwa. Belum ada laporan resmi terkait kerugian yang dialami. Meski demikian, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai jutaan rupiah.

“Secara umum tidak ada kendala yang berarti. Kami turunkan dua unit armada Damkar untuk mengamankannya,” jelasnya.

Kebakaran ini merupakan kali kedua pada tahun ini setelah pada bulan Oktober lalu, pabrik ini juga mengalami kebakaran pada bagian oven pengering kayu. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tapi pabrik sempat tidak beroperasi beberapa pekan.

“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada bila melakukan suatu pekerjaan,” tegasnya. (top)

Artikel Menarik Lainnya :  Waspada! Kasus Covid-19 di Kota Magelang Terus Bertambah