Bupati Magelang Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Pakis

korban puting beliung
BANSOS. Penyerahan Bantuan Sosial Tidak Terencana Secara Simbolis Oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin kepada masyarakat terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Pakis.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menyerahkan bantuan sosial (bansos) tidak terencana kepada sejumlah korban bencana angin puting beliung di Kecamatan Pakis. Kecamatan tersebut terdampak bencana angin kencang yang telah terjadi beberapa waktu lalu.

Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin, di Kantor Kecamatan Pakis, Magelang, baru-baru ini.

Bupati mengatakan, pemerintah harus hadir untuk memenuhi tanggung jawab terhadap saudara-saudara yang kemarin baru saja mendapat suatu musibah. Khususnya, di wilayah Kecamatan Pakis, yaitu ada beberapa desa yang terkena dampak bencana angin puting beliung.

Menurutnya, saat ini memang telah memasuki musim pancaroba atau pergantian cuaca. Sebelumnya wilayah Kabupaten Magelang telah melewati musim kemarau yang cukup panjang yang berdampak kekeringan di sejumlah daerahnya. Sementara saat memasuki musim penghujan juga telah menimbulkan sejumlah bencana seperti, angin puting beliung, dan tanah longsor.

Baca juga
Wabup Magelang Minta Anggota Fatayat Pahami Makna Logo Organisasi

“Melihat kondisi seperti ini, saya juga mengajak masyarakat untuk merawat alam kita dengan sebaik-baiknya. Mari kita tanami tanah-tanah yang ada dilingkungan kita untuk menjaga konservasi air kita,” ucap Zaenal disela-sela sambutannya.

Lanjut, Zaenal, dengan kondisi seperti sekarang ini, maka semakin kedepan diprediksikan pada tahun 2040 posisi Pulau Jawa akan mengalami kesulitan air (krisis air), maka salah satu alasan Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan untuk memindahkan ibu kota negara karena beban di DKI Jakarta sudah sangat banyak.

“Semoga di Kabupaten Magelang tidak seperti itu. Karena di dunia ini hanya ada tiga hal penting, yaitu hubungan kita dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan alam sekitar kita. Jadi mari bersama-sama kita jaga alam kita,” tuturnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Jangan Terprovokasi Soal Penundaan Ibadah Haji 1442

Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Dinas Sosial, PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti, dalam laporannya menjelaskan bahwa, anggaran bantuan sosial tidak terencana tahun anggaran 2019 sebesar Rp 4.483.315.000 dengan penggunaan sebesar Rp 4.451.284.000.

Untuk pemberian bantuan sosial di Kabupaten Magelang sendiri melalui lima tahap, yakni tahap pertama sebesar Rp 181.246.000, tahap dua Rp 1.048.782.000, tahap tiga Rp 856.455.000, tahap empat Rp 463.796.000, kebakaran pasar Mungkid Rp 318.000.000, bencana alam angin kencang Rp 1.206.087.000, tahap lima Rp 376.918.00.

“Sementara bantuan lain yang diserahkan hari ini meliputi, bantuan sosial RTLH untuk 18 Desa di Kecamatan Pakis, hibah kepada karangtaruna untuk 10 Desa di delapan kecamatan, dan penyaluran cadangan pangan,” papar Retno.

Sementara, Camat Pakis, M Taufiq , sangat mengapresiasi atas bantuan yang telah diberikan kepada warganya yang terdampak bencana angin puting beliung beberapa waktu lalu.

Baca Juga
RPH Magelang Sudah Dilengkapi Alat Canggih ERS

“Tentu kami sangat berterima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan ini. Semoga bantuan ini dapat segera digunakan sebagai mana mestinya bagi para warga terdampak bencana angin puting beliung,” ucap Taufiq.

Ia juga berharap, warganya tetap selalu waspada terhadap segala kemungkinan resiko bencana di daerahnya tersebut apalagi memasuki musim pancaroba ini.

“Meskipun aktivitas sudah mulai berjalan seperti biasa, saya harap warga tetap waspada terhadap bencana angin puting beliung,” ungkapnya.(cha)