Tim TP2GN Purworejo Telusuri Tempat Kelahiran Mr Wilopo

DOKUMENTASI. Kusni Tri Welasih, kerabat Mr Wilopo, menunjukan dokumentasi foto kepulangan Mr Wilopo di Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing sekitar tahun 1958, saat ditemui di rumahnya, belum lama ini.
DOKUMENTASI. Kusni Tri Welasih, kerabat Mr Wilopo, menunjukan dokumentasi foto kepulangan Mr Wilopo di Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing sekitar tahun 1958, saat ditemui di rumahnya, belum lama ini.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Tempat kelahiran asli salah satu tokoh nasional dari Purworejo, Mr Wilopo, ditelusuri oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Pemberian Gelar Pahlawan (TP2GN) Kabupaten Purworejo. Ada dua wilayah yang diyakini sebagai tempat lahir Mr Wilopo.

Keduanya yakni Kelurahan Doplang Kecamatan Purworejo dan Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing. Di Doplang sendiri, masyarakat sudah melangkah dengan mendirikan semacam monumen untuk memperkuat bahwa Wilopo berasal dari kawasan tersebut.

Langkah memastikan tempat asal ini dinilai penting oleh TP2GN karena menjadi pijakan untuk pengajuan nama Mr Wilopo mendapat gelar Pahlawan Nasional. Rencananya selain ada kepastian tempat lahir, juga akan dikumpulkan aneka berkas yang memperkuat ketokohan Wilopo sehingga layak mendapat gelar tersebut.

Kasubag Sosial Kemasyarakatan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Setda Purworejo, Marzuki, mengungkapkan bahwa saat ini baru nama Mr Wilopo yang akan diajukan mendapatkan gelar tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan ada nama lain asal Purworejo.

“Proses pengajuan itu kan bisa berasal dari berbagai sumber. Katakan ada usulan dari masyarakat atau organisasi masyarakat, itu akan diterima,” ungkap Marzuki, Senin (23/12).

Dalam penelusuran di lapangan ditemukan ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa Mr Wilopo berasal dari Desa Kaliharjo, Kecamatan Kaligesing. Di desa tersebut, terdapat bekas rumah yang menjadi tempat tinggal kakek Wilopo yang dikenal dengan nama Mbah Guru.

Warga Kaliharjo, Kusni Tri Welasih, yang masih memiliki hubungan kekerabatan dari Wilopo mengatakan bahwa mantan Perdana Menteri itu adalah anak dari Surodirjo yang menjabat sebagai glondong di kawasan sekitarnya. Dirunut dari keturunannya memang keluarga besar Wilopo merupakan tokoh-tokoh penting di desa tersebut.

“Glondong itu semacam koordinator dari beberapa desa. Posisinya diatas kepala desa,” kata Kusni.

Dari beberapa penggal cerita yang berkembang, Kusni menyebut bahwa Wilopo tidak lama tinggal di Desa Kaliharjo karena saat mulai sekolah sudah berpindah ke Purworejo kota. Dia ikut sebuah keluarga yang tinggal di sekitar jalan menuju ke Stasiun Purworejo.

Sepengetahuannya, Mr Wilopo pernah pulang atau mampir di Kaliharjo. Ada sebuah foto lama yang menjadi bukti kepulangan Wilopo. Kejadian itu terjadi sekitar tahun 1958.

“Saya ikut di foto itu, berusia sekitar 5 tahun,” sebutnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinparbud) Purworejo, Agung Pranoto, menyatakan bahwa Doplang dapat dikatakan cukup jauh kalau disebut sebagai tempat asal Wilopo. Dari literatur yang dipegangnya, Wilopo besar di wilayah sekitar Suronegaran, masuk Kelurahan/Kecamatan Purworejo.

“Tidak dijelaskan secara jelas tentang Kaligesing dalam sebuah buku yang ada. Karena jalan ceritanya dimulai saat dia kecil di Suronegaran itu. Cuma disebut jika dia (Wilopo) kerap pulang dan ke kota dengan membawa hasil bumi,” kata Agung. (top)