Whackathon Perdana, Tumbuhkan ekosistem Startup Lokal

PEMENANG. Para pemenang kompetisi Wonosobo Hacking Marathon atau Whackathon menerima penghargaan, di BLK Wonosobo
PEMENANG. Para pemenang kompetisi Wonosobo Hacking Marathon atau Whackathon menerima penghargaan, di BLK Wonosobo

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Sebuah even bertajuk Whackathon atau Wonosobo Hacking Marathon digelar perdana di aula Balai Latihan kerja (BLK) Wonosobo selama dua hari  sejak sabtu (21/12) hingga puncak kompetisi Minggu siang (22/12). Menurut ketua panitia mewakili Wonosobo Creative, Khoirul Umam, tujuan kegiatan untuk menghimpun dari berbagai sektor utamanya sub sektor aplikasi dan game dari Wonosobo untuk bisa membuah sebuah wadah lewat agenda kompetisi perdana dan berjejaring. Dijelaskan Umam, output berupa karya diharap bisa memacu karya-karya lain untuk bisa ikut menyuguhkan solusi bagi Wonosobo.

“Untuk Whackathon perdana ini masih bebas karena ini even perdana dan kami angkat tema digital, mengingat ini agenda awal kolaborasi dari Fastikom, BLK Digital Kreatif, dan dari Wonosobo Creative. Agenda selama dua hari ini diisi agenda seminar dan diikuti lebih dari 70 peserta. Sedangkan untuk kompetisi diikuti 8 tim,” tutur umam usai kegiatan.

Para juri untuk kompetisi Whackathon berasal dari perwakilan akademisi Unsiq, dari perwakilan bisnis, serta dari praktisi. Mewakili praktisi Dieng Cyber Sunaryo, Dian Asmoro Jati

Baca juga
Dikira Hilang Diculik, Balita di Wonosobo Ditemukan Tewas di Saluran Air

Dari 8 tim yang berkompetisi akhirnya terpilih tiga tim besar dengan tiga pemenang yakni aplikasi Sanguku dari SMEA Tech, sebagai juara dua PasaRun sebuah solusi digital untuk pasar induk, dan game nahwu. Ketiganya akan dibimbing edukasi oleh panitia di BLK digital kreatif. Sementara untuk juara satu dikatakan Umam akan dikirim ke

“Harapannya agenda seperti ini bisa mendongkrak dan mendukung laju pembangunan dari segi digital dan kaitannya dengan pembangunan smart city yang sudah dimulai Wonosobo,” ungkapnya.

Menurut salah satu peserta dari tim pasaran Lutfi Achmad, agenda tersebut sangat efektif, mengingat sejak tahun 2014, agenda Hackathon baik di tingkat nasional sampai lokal juga dinilai efektif untuk membangun jaringan digital, utamanya aplikasi untuk dikembangken ke platform android.

Artikel Menarik Lainnya :  Selamat, Perpusda Wonosobo Jadi Terbaik Se-Jateng

“Kami bangga bisa meramaikan agenda ini diawali seminar dan kami juga mengikuti kompetisi startup ini, semoga para praktisi semakin termotivasi dan agenda ini bisa diadakan rutin tiap tahun atau tiap semester,” ungkapnya. (win)