20 Desa di Magelang Deklarasikan Stop BABS

DEKLARASI. Deklarasikan Stop buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) pada 20 desa di Kecamatan Kaliangkrik.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – 20 desa di Kecamatan Kaliangkrik mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free ( ODF) di halaman kantor kecamatan setempat, Kamis (19/12).

Sesuai verifikasi pada 18 November 2019 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang mengenai Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Kecamatan Kaliangkrik dengan jumlah KK 14.554, dinilai telah 100 persen memiliki akses buang air besar ke jamban.

Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam sambutannya, mengatakan bahwa menurut Teori H.L. Blum derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat hal.

Yang pertama adalah lingkungan, memberikan andil cukup besar yakni 40 persen. Kedua perilaku memberikan andil 30 persen. Pelayanan kesehatan memberikan andil 20 persen. Serta faktor genetika atau keturunan memiliki 10 persen andil dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Oleh karenanya perilaku stop buang air besar sembarangan, juga dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat,” ucap Zaenal.

Zaenal juga berharap komitmen Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) oleh Kepala Desa di kecamatan Kaliangkrik bukan hanya seremonial saja.

“Kami berterimakasih kepada Kepala Desa yang memiliki semangat keras berkomitmen kepada Pak Camat bagaimana STBM di Kecamatan Kaliangkrik ini betul-betul bisa ditekan semaksimal mungkin sehingga hidup sehat ini betul-betul hadir di wilayah kecamatan Kaliangkrik,” papar Zaenal.

Dalam kesempatan tersebut Camat Kaliangkrik R. Anta Murpuji mengungkapkan Open Defecation Free atau bebas buang air besar sembarangan di Kecamatan Kaliangkrik dimulai sejak 2015.

Yaitu tanggal 24 Oktober 2016 Desa Kebonlegi mendeklarasikan stop buang air besar sembarangan. Pada 2017 mendeklarasikan 3 desa lagi yaitu Adipura, Bumirejo dan Pengarengan.

“Pada tahun 2018  di Desa Ngawonggo juga dideklarasikan 7 desa yaitu Mangli, Munggangsari, Ngendrokilo, Ngawonggo, Kaliangkrik, Maduretno, Beseran. Dan alhamdulillah saat itu dihadiri langsung oleh bapak Bupati,” ungkap Anta.(cha).

Artikel Menarik Lainnya :  Kabupaten Magelang Siaga Penambahan Kasus Covid-19