Polres Wonosobo Musnahkan 1.233 Botol Miras Hasil Operasi Miras

DIGILAS. Pemusnahan barang bukti miras dilakukan di kompleks TPA Wonorejo Selomerto kemarin dengan disaksikan Komandan Kodim 0707, FKUB, tokoh agama, tokoh ormas, dan tokoh masyarakat.
DIGILAS. Pemusnahan barang bukti miras dilakukan di kompleks TPA Wonorejo Selomerto kemarin dengan disaksikan Komandan Kodim 0707, FKUB, tokoh agama, tokoh ormas, dan tokoh masyarakat.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Polres Wonosobo melakukan pemusnahan ribuan  botol miras berbagai jenis  dan juga ratusan liter tuak oplosan. Barang bukti tersebut berhasil disita dari operasi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) yang digelar baru-baru ini.

Pemusnahan barang bukti miras dilakukan di komplek TPA Wonorejo Selomerto kemarin dengan disaksikan Komandan Kodim 0707, FKUB, tokoh agama, tokoh ormas, dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu juga  dilakukan penandatanganan bersama Deklarasi Wonosobo menjaga kemanan dan ketertiban nataru.

Pemusnahan barang bukti operasi cipta kondisi jelang Natal 2019 dan tahun baru 2020 dipimpin langsung Wakapolres Wonosobo Kompol Sopanah.

“Pemusnahan ini menjadi tanda bahwa hasil operasi penyakit masyarakat dan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan, ditindaklanjuti sesuai aturan,” katanya.

Baca Juga
Jelang Nataru, Polres Purworejo Musnahkan Ribuan Botol Miras

Menurutnya,  operasi cipta kondisi yang dilakukan selama 20 hari sejak tanggal 3 Desember lalu bertujuan untuk mempersiapkan Natal dan tahun baru. Sasarannya meliputi senjata tajam, miras, bahan peledak, senjata api dan berbagai penyakit masyarakat lainnya. Selain melakukan penyitaan, kepada pedagang miras juga dikenakan penindakan berupa tindak pidana ringan.

“Kita tidak hanya menyita barang bukti namun juga ada penindakan kepada pedagang yang melanggar Perda yaitu sidang tipiring atau tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Wonosobo,” ujarnya.

Usai pemusnahan barang bukti juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Wonosobo Anti Miras oleh Forkompinda, Alim ulama dan Ormas di Kabupaten Wonosobo, Wakapolres berharap melalui penandatanganan deklarasi ini, semua unsur bersama-sama ikut andil menjaga Kabupaten Wonosobo bebas miras.

Baca Juga
Gelar Media Gathering, KPU Kota Magelang Minta Wartawan Mengevaluasi Pelaksanaan Pemilu 2019

“Saya berharap seluruh unsur masyarakat dapat mendukung terciptanya Wonosobo yang selalu bebas miras bukan hanya pada momen-momen tertentu atau menjelang hari raya,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Usut Korupsi Beras Bansos

Lebih lanjut Wakapolres mengatakan mengkonsumsi miras, maka akan memicu tindak kekerasan dan kejahatan yang lain, pihaknya beharap masyarakat ikut berpartisipasi aktif melaporkan jika melihat penjualan miras illegal atu oplosan.

“Kepada semua pihak yang telah mendukung operasi cipta kondisi di Wonosobo, kami ucapkan terima kasih sehingga bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (gus)