Perpustakaan Kota Magelang Kirim Buku ke Lapas IIA Magelang

perpus lapas
KIRIM. Staff Perpustakaan Kota Magelang memberikan buku-buku bacaan kepada perwakilan Lapas II A Magelang sebagai konsumsi positif warga binaan di sela menjalani hukuman,

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang konsisten menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIA Magelang. Upaya kerja sama tersebut diwujudkan dalam bentuk pengiriman buku secara rutin.

”Sudah 13 tahun kami menggandeng Perpustakaan Kota Magelang untuk bersinergi. Salah satu kegiatan rutinnya adalah dropping buku dan peminjaman buku secara berkala kepada warga binaan,” kata salah satu pegawai Lapas IIA Magelang, Tri Yoga, Senin (16/12).

Ia menjelaskan, adanya dropping buku yang dibagikan kepada warga binaan sangat membantu psikologis mereka. Pasalnya, warga Lapas juga membutuhkan hiburan, sehingga bacaan menjadi salah satu konsumsi yang sangat konstruktif.

”Warga binaan sangat antusias mendapatkan pinjaman buku-buku ini. Ada yang membaca kitab suci, buku motivasi, agama, elektro, pertanian dan lainnya. Tapi minat tertinggi tetap pada buku fiksi,” ujar Tri Yoga.

Saat ini, Lapas IIA Magelang sudah memiliki perpustakaan mini sendiri. Hanya saja, koleksinya masih sangat terbatas.

Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan warga binaan, Lapas menggandeng Disperpusip guna merealisasikan layanan dropping buku. Dia berharap, lewat kerja sama ini akan menambah wawasan para warga binaan.

”Meski secara fisik terpenjara, namun mereka masih berhak untuk tetap mendapatkan akses informasi dan pengetahuan. Dengan literasi, harapannya mereka mendapatkan motivasi diri dan memperkuat ilmu agama untuk berubah menjadi lebih baik,” tandasnya.

Staff PNS Perpustakaan Kota Magelang, Sodikun menambahkan, buku-buku yang dikirim ke Lapas ini, disesuaikan kebutuhan warga Lapas, seperti psikologi, agama, sosial, teknik, ketrampilan, dan fiksi.

”Saya harap buku-buku ini dapat menambah pengetahuan warga Lapas. Sekaligus bisa dijadikan bekal ketika mereka sudah bebas nanti, sehingga menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya serta berwawasan luas,” katanya. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Gagal Pertahankan Zona Hijau, Kelurahan Wates Magelang Utara Tetap Dapat Penghargaan