Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Magelang Bentuk Posko Terpadu

posko terpadu
RAKOR. Rapat Koordinasi Terpadu persiapan Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Ruang Bina Karya Komplek Setda Kabupaten Magelang.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana mengatakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 menjadikan libur panjang yang diikuti adanya peningkatan aktivitas arus mudik. Karena itu, sejak dini Pemkab Magelang harus melakukan persiapan-persiapan guna melakukan langkah-langkah antisipasi situasi dan kondisi di lapangan.

“Tentunya terhadap segala permasalahan yang mungkin timbul pada saat menjelang sampai dengan pascamomen tersebut,” ucap Edi, saat memimpin Rapat Koordinasi Terpadu menghadapi Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Ruang Bina Karya Komplek Setda Kabupaten Magelang, Senin (16/12).

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan pengawalan dan pengamanan selama liburan Natal dan Tahun Baru, akan dibentuk Posko Terpadu dan Posko Teknis.

“Untuk itu, kami harap masing-masing kepala SKPD/Instansi terkait agar mendirikan posko teknis sesuai dengan tugas dan fungsinya, serta melaporkan situasi dan kondisi selama pelaksanaan tugas kepada Posko Terpadu melalui sarana media yang sudah disediakan,” tandas Edi.

Menurut Edi, adanya hari besar keagamaan serta pergantian tahun, erat kaitannya dengan permasalahan kebutuhan pokok masyarakat, inflasi, masalah lalu lintas, infrastruktur, kondisi kamtibmas,  serta persoalan lain yang begitu kompleks.

“Kabupaten Magelang di samping menjadi salah satu daerah tujuan pemudik maupun tujuan wisata, juga menjadi jalur transit bagi pemudik yang menuju kota atau provinsi yang lain,” jelas Edi.

Selain itu beberapa hal yang menjadi perhatian  bersama, diantaranya ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dengan harga yang terjangkau semua lapisan masyarakat.

“Selain itu, ketersediaan stok tunai rupiah di bank maupun di ATM, keselamatan dan kelancaran lalu lintas terkait infrastruktur, transportasi beserta kelengkapannya dengan BBM yang memadai, keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat termasuk tempat ibadah,” papar Edi.

Artikel Menarik Lainnya :  Kota Magelang Raih UHC Tertinggi, Aziz : Bukan Karena Walikotanya

Lanjut Edi, pusat keramaian seperti pasar, mall, obyek wisata serta simpul transportasi seperti terminal, masalah sosial dan bencana, kewaspadaan dan pengawasan terhadap pangan yang rusak, kadaluarsa, menggunakan bahan berbahaya dan tidak berlabel, serta penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai bagi masyarakat juga tak luput dari perhatian.

Edi juga mengimbau Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk bekerja secara maksimal sebagai upaya menjamin ketersediaan dan keterjangkauan akan barang-barang kebutuhan pokok dan penting bagi masyarakat.

Pada Rapat Koordinasi terpadu ini diisi pemaparan dari Kodim 0705, Polres, dan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Magelang yang memaparkan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok, infrastruktur dan pelayanan kesehatan. Serta terjaminnya kondusivitas keamanan pada hari Natal dan tahun baru.

Rapat dihadiri segenap unsur Forkopimda, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, Camat beserta jajaran Forkopimcam, Pimpinan BUMN, BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pengusaha.(cha)