Tahfidz Camp  SMP Muhammadiyah Jono Bayan Purworejo, Dekatkan Anak dengan Alquran

Tahfidz Camp Dekatkan Anak dengan
MENGHAFAL. Sejumlah anak dilatih membaca dan menghafal Alquran saat mengikuti Tahfidz Camp 1 di kompleks Perguruan Muhammadiyah Bayan,

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Pondok Pesantren Darul Arqom SMP Muhammadiyah Jono Bayan Purworejo mengadakan Tahfidz Camp 1 di kompleks Perguruan Muhammadiyah Bayan, Minggu (15/12). Kegiatan yang baru perdana ini menjadi upaya untuk mendekatkan Alquran kepada anak, mulai dari membaca, mempelajari, menghafal hingga menerapkannya.

Kegiatan diikuti 40 siswa SD yang berada di wilayah Kecamatan Kutoarjo, Bayan dan Grabag.

“Tahfidz Camp 1 ini dikemas dengan suasana menyenangkan guna mendekatkan anak dengan kitab suci Alquran. Tema yang diangkat yakni Aku Cinta Alquran,” kata Kepala sekolah, Teguh Priyono.

Baca Juga
Puluhan Wartawan se-Kedu Ikuti Kejuaraan Arung Jeram di Purworejo

Dalam teknis pelaksanaannya, seluruh peserta dibagi dalam 4 kelompok berdasarkan tingkat kelasnya yang diampu oleh seorang guru pendamping. Pembagian materinya yakni hari pertama mengulang hafalan untuk surat pada juz 30 dilanjutkan pada hari kedua masuk pada surat juz 29 diawali dari surat Al Mulk dan seterusnya.

“Rangkaian kegiatan diawali dengan motivasi awal menghafal, pendampingan ibadah wajib serta sunnah, ice breaking, olahraga bersama dan kegiatan lainnya. Dengan harapan melalui seluruh rangkaian ini semakin memantik kecintaan anak kepada Alquran dalam diri anak. Sehingga Alquran akan datang menjadi teman kita pada hari kemudian,” ungkapnya.

Amad Darusman, Sekretaris mewakili Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Purworejo mengapresiasi kegiatan tersebut karena menjadi momentum melatih kemandirian anak. Lebih dari itu, memperkenalkan proses pendidikan pondok pesantren dan meningkatkan daya imunitas jiwa bagi anak.

Baca Juga
Kecelakaan Maut di Turunan Rujak Asem Temanggung, Satu MD dan 5 Luka Serius

Menurutnya, semakin majunya teknologi dalam berbagai bidang turut memberikan dampak negatif, selain sisi positif yang didapatkan. Karena itu, pendidikan yang diselenggarakan pesantren ini sebagai solusinya.

Artikel Menarik Lainnya :  Total Kasus Positif Covid-19 di Purworejo Dekati Angka 7.000

“Selain itu, juga mengasah kemampuan bahasa arab maupun inggrisnya, Alquran, dan berbagai macam keterampilan guna persiapkan kebutuhan anak menghadapi zamannya yang akan datang. Dimana semakin berat dan bermacam-macam tantangannya membutuhkan daya imunitas yang tinggi,” tegasnya.

Direncanakan ke depan akan dilaksanakan Tahfidz Camp 2 pada pertengahan bulan Februari 2020 yang dibuka bagi semua anak-anak. Tahfidzul Quran menjadi merupakan salah satu program unggulan dari Pondok Pesantren Darul Arqom SMP Muhammadiyah Jono Bayan Purworejo dimana santrinya diharapkan setelah menyelesaikan proses pendidikannya memiliki hafalan paling tidak 3 juz. (top)