Gunung Beser di Wonosobo, Kembangkan Potensi Buah dan Rempah  

Gunung Beser, Kembangkan Potensi Buah Dan Rempah
MBESER. Bukit Mbeser atau banyak dikenal sebagai Gunung Mbeser yang ada di Desa Lipursari Kecamatan Leksono, merupakan salah satu objek wisata di kawasan selatan Wonosobo

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Bukit Mbeser atau banyak dikenal sebagai Gunung Mbeser di Desa Lipursari Kecamatan Leksono, merupakan salah satu objek wisata di kawasan selatan Wonosobo. Dari puncak gunung tersebut terlihat hamparan kota Wonosobo. Bahkan jika pengunjung datang pada malam hari dan cuaca cerah, keindahan kerlip kota terlihat seperti taburan bintang diangkasa.

Pemandangan terseut khas perbukitan di daerah berhawa dingin dan dihias pepohonan pinus serta kawasan perbukitan di ketinggian lebih dari 800 mdpl. Objek wisata gunung beser sudah cukup dikenal, sejak dibuka sekitar dua tahun lalu, banya wisatawan yang telha berkunjung. Pengembangan wisata gunung beser terus dilakukan oleh Pokdwarwis Desa Lipursari

Ketua Pokdarwis Desa Lipursari, Ahmad Feri Rijeko mengemukakn, penataan obyek wisata alam bukit Mbeser, telah dimulai sejak 2017 lalu. Bahkan, pembangunan jalan hingga akses pertanian juga turut mendukung perkembangan wisata desa yang terkenal karena panorama yang indah baik saat sunrise maupun sunset.

Baca Juga
Potensi Nanas Kopyor di Wonosobo : Berukuran Jumbo, Juzzie dan Manis

Dalam kurun waktu sekitar setengah tahun terakhir, berbagai peningkatan infrastruktur juga sudah dilakukan khususnya untuk Desa Lipursari. Berbagai pembangunan, termasuk senderan, drainase, dan pembenahan lokasi wisata juga sudah dilakukan. Wisata edukasi berupapa taman buah dan sayuran di bagian tepinya.

Taman buah yang akan dikembangkan, seperti  tanaman jambu kristal, duku dan salak. Karena lokasi wisata belum dibuka secara resmi. Pihaknya tidak mematok tarif mahal kepada para pengunjung yang datang, mereka hanya menarik biaya parkir kendaraan mereka. Untuk pendapatan dari parkir akan dikelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di bawah naungan Badan Usaha milik Desa (BUMDes).

Berbagai potensi hasil bumi di Desa Lipursari juga sangat mendukung wisata alam desa tersebut. Bahkan, berbagai produk siap jual seperti gula jawa dan kuliner khas, akan diproyeksikan menjadi ikon wisata Gunung Beser.

Artikel Menarik Lainnya :  Antisipasi Covid, 15 Warga Pulang Ziarah Jalani Tes Swab Antigen

Pembenahan wisata sekitar embung memang diakui belum bisa terealisasi dalam waktu dekat, karena keterbatasan dana, diharapkan para pengelola atau pokdarwis, bisa mempercantik kawasan Mbeser sendiri.

Nama Bukit Mbeser sendiri memiliki sejarah sebagai jalan kabupaten yang menghubungkan Wonosobo dengan Kaliwiro. Di masa belum ada kendaraan bermotor, dahulu masyarakat berjalan melewati Bukit Mbeser dan beristirahat di bukit tersebut. Terdapat tiga jalur untuk sampai ke Bukit Mbeser dan yang tercepat yaitu melalui jalan utama Selokromo.

Baca Juga
Ratusan Remaja di Purworejo Pilih Nikah Muda, Bupati: Jauhi Seks Pra Nikah

Feri menambahkan, bahwa pengembangan wisata gunung beser tidak hanya megandalkan panorama alam untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Namun, pengembangan potensi alam mulai digarap, seperti pengemangan buah-buahan lokal yang segar serta pengolahan minuman dari berbagai tanaman rempah.

“Kita secara kreatif terus mengolah potensi atau kekayaan yang ada di sekitar bukit mbeser, seperti buah-buahan serta tanaman herbal menjadi aneka minuman,” ujarnya.

Pengembangan jenis tanaman buah-buahan, makanan khas atau kuliner unik serta pengolahan minuman herbal  diharapkan akan menyinergikan pengembagan dan keberlanjutan dari objek iwsata gunung beser.

“Jadi banyak pilihan yang akan kita berikan kepada pengunjung,” pungkasnya. (gus)