Pilkada Purworejo, Bambang Sutrisno Sementara Tiarap

SERAHKAN. Tim Bambang Sutrisno center saat menyerahkan SK PIP kepada perwakilan sekolah yang menerima PIP di Purworejo.
SERAHKAN. Tim Bambang Sutrisno center saat menyerahkan SK PIP kepada perwakilan sekolah yang menerima PIP di Purworejo.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Politisi senior Partai Golongan Karya, Ir H Bambang Sutrisno yang beberapa waktu lalu namanya sempat muncul dalam bursa bakal calon bupati Purworejo lantaran menyatakan akan maju melalui jalur independen, sementara waktu akan tiarap terlebih dahulu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Koordinator Bambang Sutrisno Center (BSC), Drs Arie Edy Prasetyo saat dimintai konfirmasi di kantor BSC, Selasa (10/12). “Akhir-akhir kami kerap mendapatkan pertanyaan baik dari pendukung maupun politisi-politisi terkait bagaimana kepastian Pak Bambang Sutrisno pada Pilkada 2020 mendatang. Apakah akan terus maju melalui jalur independent atau bagaimana,” terang Ari.

Supaya tidak berkepanjangan, sambung Arie, dirinya ditunjuk oleh Bambang Sutrisno  menjawab pertanyaan dari publik tersebut dengan memberikan pernyataan Bambang Sutrisno tidak akan melanjutkan proses pencalonannya melalui jalur independent kecuali mendapatkan izin resmi dari DPP Partai Golkar.

“Biar bagaimanapun, pak Bambang ini kan kader ideologis Golkar bahkan ayah beliau, Brigjen Sunardi merupakan salah satu yang turut melahirkan Golkar hingga meninggalnya pun saat sedang mengikuti rapat Golkar di DPP. Jadi banyak orang termasuk dari pihak keluarga yang memberikan masukan kepada beliau untuk tidak melangkahi Golkar. Jika proses perjuangan lewat jalur independent ini dilanjutkan, disarankan agar meminta restu secara formal,” katanya.

Baca Juga
Penegak Hukum di Temanggung Harus Serius Berantas Korupsi

Arie menambahkan, dengan adanya keputusan politik tersebut, ia berharap ini memberikan kepastian kepada semua pihak baik para pendukung maupun tokoh-tokoh yang sebelumnya telah menjalin komunikasi dengan pihak Bambang Sutrisno.

“Saya harap semua pihak dapat menerima dan menghormati keputusan ini. Kebetulan hari ini merupakan hari Hak Asasi Manusia (HAM) jadi keputusan ini saya kira hak asasi beliau untuk terus lanjut atau mundur nantinya,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Kelewatan! Korupsi Barang Tanggap Darurat Bencana Covid-19

Dikatakannya, jadi saat ini pihaknya akan pasif terlebih dahulu sambil menunggu bagaimana sikap DPP Golkar pasca Munas yang digelar beberapa waktu lalu. Jika nantinya mendapatkan restu dari DPP untuk melanjutkan pencalonannya lewat jalur independent atau lewat partai politik tentu akan kembali dipertimbangkan.

“Bagi kami banyak jalan untuk terus berjuang bagi Purworejo. Salah satunya, meski sudah tidak lagi menjadi anggota DPR RI dari Dapil Jateng VI, namun beliu tetap peduli dan berjuang untuk masyarakat Purworejo. Terbukti baru-baru ini beliau masih menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) senilai Rp 5,1 miliar untuk 7.001 siswa dari tingkat SD hingga SMA di Purworejo,” pungkasnya. (luk)