14 Pendonor Asal Kota Magelang Terima Penghargaan Presiden

14 Pendonor Asal Kota Magelang Terima Penghargaan Presiden
BERSALAMAN. Walikota Magelang menerima kunjungan pendonor yang akan berangkat ke Jakarta menerima penghargaan dari Presiden, di Pendopo Pengabdian,

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG TENGAH – Sebelum berangkat ke Jakarta, 14 orang dari 15 pendonor darah sukarela PMI Kota Magelang menemui Walikota Magelang Sigit Widyonindito untuk berpamitan, menerima penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden RI, Joko Widodo di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, Selasa (10/12).

“Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pendonor darah sukarela yang telah menyumbangkan darahnya lebih dari 100 kali,” jelas Sigit, ditemui usai kegiatan.

Sigit menyebut, para pendonor tersebut sangat layak disebut sebagai pahlawan kemanusiaan. Sebab mereka telah tulus dan ikhlas dalam menolong sesama dan sama sekali tidak mengharapkan balas jasa.

“Semangat seperti ini harus disebarluaskan. Semoga menginspirasi, semakin banyak masyarakat yang melakukan hal sama,” katanya.

Baca Juga
Di Kabupaten Magelang Baru 46% Anak yang Memiliki KIA

Di sisi lain penghargaan tersebut menunjukkan bahwa PMI Kota Magelang adalah lembaga yang dipercaya masyarakat sekitarnya untuk menyalurkan kebutuhan darah. Ini tidak lepas dari pelayanan PMI Kota Magelang yang optimal.

“Tidak hanya Kota Magelang, bahkan sampai Purworejo mereka mendonorkan darah melalui PMI Kota Magelang. Itu karena pelayanan yang baik, ruangan ber-AC, bersih. Saya hadir karena supaya penginspirasi masyarakat dan PMI lainnya agar bergerak, kebutuhan darah tercukupi dan tanpa membeda-bedakan,” tuturnya.

Ketua PMI Kota Magelang, Sumartono, menambahkan para penerima penghargaan presiden adalah pendonor darah sukarela yang secara teratur setiap 2,5-3 bulan menyumbangkan darahnya kepada orang lain. Seharunya 15 orang yang berangkat ke Jakarta, akan tetapi seorang meninggal dunia.

“Penghargaan adalah apresiasi kepada pendonor yang lebih dari 100 kali berdonor, atau rata-rata sudah 25 tahun. Mereka tidak hanya dari Kota Magelang tapi juga luar kota. Satu orang yang meninggal tetap diberi penghargaan” katanya, didampingi Wakil Ketua PMI Kota Magelang Sri Harso.

Artikel Menarik Lainnya :  Menginjak Usia 103 Tahun, HK Mustika Gold Kampanyekan Investasi Emas

Baca Juga
Pilkada Purworejo, Bambang Sutrisno Sementara Tiarap

PMI Kota Magelang mencatat di antara para pendonor tersebut ada seorang pendonor tertua yang masih aktif berdonor atas nama Alexander Daniel Pangka (78) warga Jalan Pemuda Kota Magelang. Ia berdonor mencapai 147 kali. Kemudian pendonor terbanyak adalah Bambang Istianto (68) yang telah berdonor 159 kali.

Nur Hidayah, salah satu pendonor perempuan mengaku sudah ke 104 kali mendonor. Perempuan memang langka yang bisa mendonor karena ada beberapa halangan haid, melahirkan dan menyusui. “Saya sempat 4 tahun vakum tidak mendonor karena waktu mempunyai anak, kadang-kadang HB-nya kurang,” tutur warga Plikon, Kecamatan Bandongan ini.

Pemilik golongan darah O ini mengaku senang bisa membantu sesama dengan mendonorkan darahnya “Ketemu Walikota senang sekali apalagi nanti ketemu Presiden,” tandasnya. (hen)