Angin Kencang Disertai Hujan Kembali Hantam Magelang

ANGIN KENCANG. Dampak angin kencang yang muncul disertai hujan, akibatkan pohon roboh diberbagai tempat di Kabupaten Magelang.
ANGIN KENCANG. Dampak angin kencang yang muncul disertai hujan, akibatkan pohon roboh diberbagai tempat di Kabupaten Magelang.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Bencana angin kencang disertai hujan kembali terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Magelang, Senin (9/12). Sejumlah rumah dan jaringan listrik rusak tertimpa pohon tumbang, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasar pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, hujan dengan intensitas ringan-sedang disertai angin kencang mulai terjadi sejak pukul 15.00 WIB di sebagian wilayah Kabupaten Magelang. Akibatnya sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.

“Dampak pohon tumbang tersebut menutup akses jalan serta menimpa rumah warga dan jaringan listrik,” ucap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Senin (9/12).

Menurut Edy, perkembangan paska kejadian angin kencang hingga pukul 17.30 WIB terdapat beberapa lokasi yang terdampak yakni di Dusun Japunan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan.

Pada lokasi ini sebuah pohon beringin dengan tinggi sekitar 15 meter miring dan akarnya terangkat. Kondisi tersebut mengancam pedagang pasar dan akses jalan antar desa.

“Upaya dilakukan dengan berkoordinasi DPU PR dan PLN untuk penanganan menunggu crane,” terang Edy.

Baca juga
Porkab Pencak Silat, PSHT Juara Umum

Kemudian di Dusun Kembang, Desa Ngadipuro, Kecamatan Dukun, sebuah pohon tumbang menimpa rumah milik Sawali (75) dengan satu KK/ 3 Jiwa. Kondisi rumah mengalami rusak ringan dan langsung dilakukan penanganan.

Selanjutnya dua lokasi lain di Kecamatan Dukun yakni di Dusun Karanggondang, Desa Ngadipuro terdapat pohon tumbang menimpa jaringan listrik dan di Dusun Joho, Desa Dukun, terjadi pohon tumbang menutup akses jalan Desa Dukun-Wates.

Di Dusun Ngaben, Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran rumpun pohon bambu tumbang menutup akses jalan Salaman – Kajoran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :  Cegah Penularan Covid-19, Cafe Ini Terapkan Barcode Setiap Pengunjung

Sementara itu, kegiatan dan upaya penanganan melalui kaji cepat oleh BPBD juga terus dilakukan bersama personil relawan dan warga. Adapun untuk penanganan infrastruktur BPBD telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN, DLH, dan DPU PR Kabupaten Magelang.

“Memasuki musim peralihan dari musim Kemarau ke musim Hujan, potensi angin kencang masih terus terjadi. Diharapkan untuk berhati-hati saat turun hujan disertai angin,” tandas Edy.(cha).