Pengguna Jalan di Wonosobi Bakal Dipantau Operation Room

Pengguna Jalan di Wonosobi Bakal Dipantau Operation Room
Pengguna Jalan di Wonosobi Bakal Dipantau Operation Room

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Pada tahun 2020 mendatang, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Wonosobo berencana terapkan Operation Room (OR). Dijelaskan Sekretaris Disperkimhub, Sulistiyani, Operation Room tersebut adalah sebuah ruangan untuk mengendalikan, memantau, dan mengawasi terkait kendala alur laju lalu lintas di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Menurutnya cara kerja OR merupakan integrasi CCTV yang ada di persimpangan di Wonosobo dan dipantau di satu tempat secara langsung oleh petugas. Sistem OR itu akan menangani langsung kendala di lalu lintas jalan, seperti kemacetan jalan, rekayasa lalu lintas dan berbagai kendala yang ada

Baca juga
Relawan Bravo Dropping 5.000 Liter Air di Kebonrejo, Magelang

“Jadi, kita bisa memantau seluruh kondisi lalu lintas, kepadatan lalu lintas, parkir, mungkin juga analisis damoak lalu lintas (andalalin) dan juga rekayasa lalu lintas. Karena program ini bertahap, kedepan tak hanya persimpangan di kawasan kota Wonosobo saja, melainkan di seluruh persimpangan, seperti di terminal dan tempat lainnya,” kata Sulistiyani Sekretaris Disperkimhub kemarin.

Dijelaskannya, bahwa tahap pertama realisasi direncanakan pada tahun 2020 akan terintegrasikan di sejumlah CCTV yang ada di kawasan Wonosobo kota. Sedangkan di tahap berikutnya pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Dan Informasi (Diskominfo) sehingga tidak hanya pantauan, melainkan ada intruksi berupa suara melalui speaker yang terpasang di titik pantau.

Lalu selanjutnya, pihaknya juga akan menggandeng media elektronik radio untuk menyampaikan informasi ketika ada kendala di jalan. Hal itu disebutnya akan membantu para pengguna jalan dengan informasi berdasarkan laporan langsung dari petugas yang ada di OR.

“Nanti kita akan ada voice apabila ada pelanggar dalam berkendara secara langsung saat itu juga,” ungkap Sulistyani.

Artikel Menarik Lainnya :  Tak Mau Divaksin, Guru Bakal Disanksi Tegas

Baca Juga
Tekan Paspor Palsu, Kantar Imigrasi Wonosobo Tolak 265 Permintaan Paspor

Rencananya kita juga akan sediakan untuk akses masyarakat secara langsung, masyarakat bisa mengetahui kondisi jalan melalui media daring, bahkan melalui smartphone

Kedepannya, Early Warning System dan sarana prasarana  seperti  Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) juga akan di integrasikan dalam OR. Adiharapkan hasilnya seluruh permasalahan cepat dimonitor dalam satu ruangan untuk ditindaklanjuti. Namun, ada kendala yang dianggap sangat penting dan dibutuhkan. Diakui pihaknya saat ini belum memiliki sarana mobil derek.

“Apabila mempunyai sarana mobil derek sendiri, akan cepat dalam menindaklanjuti apabila ada kecelakaan. Tapi kita masih belum punya, kita masih pinjam karena keterbatasan anggaran, namun kami tetap berupaya. Selain penerapan smart city, ini juga merupakan langkah awal untuk mengikuti perkembangan teknoligi, semiga dengan adanya ini kedepan dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (win)