Anak-anak di Wonosobo Didorong Gemar Makan Ikan, Cegah Stunting dan Kekurangan Gizi

MAKANAN TAMBAHAN. Bupati Wonosobo hadiri kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) dan gemar makan ikan di desa Sigedang Kejajar 
MAKANAN TAMBAHAN. Bupati Wonosobo hadiri kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) dan gemar makan ikan di desa Sigedang Kejajar 

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Masyarakat Wonosobo, utamanya anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, didorong untuk gemar makan ikan. Konsumsi ikan dengan porsi yang tepat akan mampu mencegah stunting dan kekurangan gizi

“Pembentukan generasi yang berkualitas dimulai dari pola konsumsi yang bergizi untuk itu. Ndak usah diet-dietan, ayo mulai bijak dalam memilih makanan, dan mulai kurangi konsumsi makanan cepat saji,” ungkap Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, dalam acara gemari cegah stunting di halaman SD Sigedang Kejajar kemarin.

Dihadapan anak anak SD, TK dan RA Desa Sigedang, Bupati mengajak anak-anak dan orang tua siswa untuk gemar makan ikan. Karena dengan makan ikan akan mencegah terjadinya stunting atau kekurangan gizi.

Baca Juga
Lagi, Tiga Rumah di Wonosobo Ludes Terbakar

Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) sebagai upaya mewujudkan generasi emas Wonosobo yang sehat dan cerdas.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa dampak positif, bagi peningkatan gizi anak, pemasyarakatan gerakan makan ikan, serta penanggulangan stunting di wilayah Kabupaten Wonosobo,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu masalah kekurangan gizi yang saat ini menjadi perhatian pemerintah adalah stunting. Stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita, namun juga perlu diwaspadai para remaja putri yang merupakan calon ibu masa depan.

“Saya mengajak kepada seluruhnya saja, yang muda hingga yang tua, senantiasa saling mengingatkan, untuk menerapkan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (BBSA),” katanya.

Pola hidup bersih dan sehat juga untuk dilaksanakan dalam keseharian, cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah berkegiatan. Mulai untuk membiasakan mengonsumsi makanan berbahan baku ikan, boleh dikombinasikan dengan sumber daya lokal yang ada di desa, seperti sayuran, kentang, dan lain sebagainya.

Artikel Menarik Lainnya :  15 Titik Paling Rawan Longsor di Wonosobo Bakal Dipasang EWS

Baca Juga
Putri Mahkota Kerajaan Demark Kunjungi Candi Borobudur

Sementara Kabid Perikanan Dispaperkan  Wonosobo, Pramuji, menyampaikan bahwa kegiatan PMT-AS, merupakan bagian dari program perbaikan asupan gizi bagi anak usia sekolah di jenjang TK/SD dan RA. Kolaborasi dengan Gemar Ikan pada pemberian PMT-AS kali ini, diharapkan menjadi salah satu bentuk pengenalan makanan yang sehat dan bergizi bagi anak, dalam hal ini adalah makanan yang berbahan baku ikan.

“Semoga anak-anak semua suka ya, makan berbagai produk olahan ikan dan susu sapi,” katanya.

Pramuji juga menyampaikan bahwa pada kesempatan ini dibagikan 580 paket yang berisi makanan olahan ikan dan susu yang dibagikan kepada anak anak SD, TK dan RA Desa Sigedang dan 120 Paket untuk Desa Igirmranak Kecamatan Kejajar.

“Perbaikan pola konsumsi pangan yang lebih beragam dan berkualitas, pada akhirnya akan bermanfaat bagi kesehatan, kekuatan, dan kecerdasan anak. Konsumsi pangan yang berkualitas, juga diharapkan dapat mengatasi permasalahan gizi ganda, yaitu kekurangan dan kelebihan gizi,” pungkasnya.(gus)