Pulihkan Korban Angin Kencang di Windusari, BPBD Magelang Dirikan Dapur Umum

Dapur umum
DAPUR UMUM. Guna mendukung upaya penanganan dan pemulihan korban terdampak bencana angin kencang, pemerintah dirikan dapur umum.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG– Untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan korban terdampak bencana angin kencang, Sabtu (30/11), di Kecamatan Windusari, dapur umum mulai didirikan, Minggu (1/12).

Pendirian dilakukan Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). BPBD mulai mendirikan dapur umum di lokasi Dusun Cempogo Desa Girimulyo, salah satu daerah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, keberadaan dapur umum itu, untuk mendukung upaya penanganan yang dilakukan oleh ratusan personil TNI Polri, Damkar, bersama masyarakat serta korban terdampak.

Baca Juga
Diduga Masuk Jurang, Pemuda asal Demak Tewas Mengenaskan di Sungai Sirendeng, Wonosobo

“Untuk mengantisipasi itu semua dan kegiatan supaya lancar dan masyarakat yang terdampak terlayani maka kita membuka dapur umum,” ucap Edy.

Keberadaan dapur umum yang melibatkan ibu rumah tangga warga setempat itu akan berjalan selama proses penanganan rumah rusak.

Dari hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Magelang tercatat akibat bencana angin kencang pada Sabtu (30/11), sekitar 118 unit rumah warga alami rusak ringan hingga sedang. Ratusan rumah rusak itu tersebar di Dusun Kewadaan dan Cempogo Desa Girimulyo, serta Dusun Grogol Desa Tanjungsari Kecamatan Windusari.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun sejumlah kepala keluarg (KK) yang rumahnya rusak untuk sementara mengungsi di sejumlah lokasi yang dianggap aman.

“Beberapa KK mengungsi ke rumah tetangga dan kerabatnya, tapi kita belum mendapat jumlah laporan yang mengungsi,” terang Edy.

Upaya penanganan oleh Pemkab Magelang juga langsung dilakukan secara intensif untuk semua korban rumah rusak.(cha).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here