Depresi Pascacerai, Pemuda 26 Tahun di Magelang Nekad Gantung Diri

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Pria berinisial KSW (26) warga Dusun Tuguran Desa Banjaragung, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jumat (29/11) sekitar pukul 05.00 WIB ditemukan oleh Ibu kandungnya meninggal dunia dengan cara gantung diri di ruang gudang belakang rumah.

Ibu korban, Resi, kepada petugas mengatakan, dirinya mengetahui anaknya gantung diri saat hendak ke dapur guna membuatkan susu untuk cucunya atau anak korban.

“Saat itu saya hendak ke dapur dengan maksud untuk membuatkan susu cucu (anak korban). Saat itulah saya melihat korban sudah tergantung di ruang gudang belakang dengan menggunakan kain selendang warna hijau yang diikatkan di leher dan blandar,” papar Resi.

Baca Juga
Pabrik Kayu Lapis di Pakis Terbakar, Rugi Rp15 Juta

Dari hasil olah TKP yang dilaksanakan Reskrim Polsek Kajoran, Polres Magelang, Polda Jateng, Aipda Adi Nugroho dan Aipda Saiful Unit , yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Edy Suryono SH.MH  bersama sama dengan Dokter Lina dari Puskesmas Kajoran, diketahui bahwa korban memang murni bunuh diri.

“Dari hasil oleh TKP dan pemeriksaan badan, korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri. Dari pemeriksaan badan tidak ditemukan bekas luka atau penganiayaan, dari kemaluan korban mengeluarkan air mani,”  terang Iptu Edi Suryono di lokasi kejadian.

Dugaan penyebab korban gantung diri adalah depresi akibat cerai dengan istrinya. Korban telah cerai selama satu tahun ini, dan korban selalu terlihat murung di rumah. Korban juga tidak mau keluar rumah.(cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here