Laka di Jalan Raya Pejagan-Ketanggungan, Brebes Tewaskan 4 Orang

LAKA LANTAS BREBES
BERI TANDA – Petugas kepolisian Polres Brebes saat memberikan tanda lokasi kejadian kecelakaan maut,

BREBES – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pejagan-Ketanggungan. Tepatnya di sekitar Makam Kedawung, Desa Kedawung, Kecamatan Tanjung, Rabu (27/11). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan empat orang yang hendak ke makam tewas.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, melalui Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Brebes Iptu Prapto kecelakaan tersebut melibatkan antara dua sepeda motor jenis Honda Supra X bernopol G-4837-FG dan Honda Spacy dengan nopol G-4017-MJ yang ditabrak satu kendaraan roda empat boks jnis Mitsubishi L300 bernopol B-9913-PCL. ”Iya benar (ada kecelakaan),” jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Akibat kejadian itu, empat orang dilaporkan meninggal dunia. Keempatnya yakni, Warso,45, dan Mufid,40, warga Kedawung, Kecamatan Tanjung; Tarmi, 44; dan Karti, 55; warga Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan. Warso meninggal di TKP karena luka pada kepala hancur. Mufid juga meninggal di TKP akibat mengalami luka pada kepala belakang pecah. Tarmi meninggal dunia di TKP setelah mengalami luka pad abagian kaki kiri patah dan hidung berdarah. Kemudian Karti juga meninggal di TKP akibat luka pad abagian kaki kanan patah, bibir lecet dan berdarah. Semua korban meninggal kemudian dibawa ke RS Bhakti Asih Brebes.

”Sedangkan sopir boks, yakni Amir Sukardi, 30, warga Desa Sindang, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal saat ini masih dalam perawatan. Korban mengalami luka ringan pada bagian dada memar dan dagu memar. Korban sempat dirawat di Puskesmas Ketanggungan dan dirujuk ke RSUD Brebes,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Selain itu, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan untuk mengatahui penyebab kecelakaan tersebut.

Sementara itu, salah seorang saksi yang melihat kejadian tersebut, Ujang,32, mengatakan bahwa ada beberapa motor yang terlibat dalam kejadian tersebut. Kejadian bermula saat salah satu motor hendak ke tempat pemakaman. Sesampainya di makam, saat akan belok, motor berhenti. Namun nahas, dari arah yang sama (selatan), muncul mobil boks mobil boks Mitsubishi Nopol B 9913 PCL menabrak sepeda motor tersebut.

Mobil boks dan motor tersebut sempat terseret beberapa meter dan kemudian menghantam kembali sepeda motor lain yang datang dari arah utara. Mobil boks baru berhenti setelah menghantam tembok pembatas yang ada di pinggir makam.

”Motor yang dari arah selatan itu sempat berhenti dan mau ikut tahlil di makam. Namun dari belakang dihantam boks dan terseret hingga menabrak motor lain dari arah berlawanan (utara),” jelasnya.

Saat kejadian tersebut, kata dia, posisi kendaraan roda empat melaju dengan cepat. Dengan demikian, saat menabrak sepeda motor pertama tidak bisa mengendalikan dan akhirnya menabrak pengendara lain dari arah yang berlawanan. ”Cepat. Jadi kalau kendaraan yang dari arah depan kena imbas mobil yang nggak terkendali. Empat orang meninggal dan dibawa ke rumah sakit,”  ucapnya. (ded/fat)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here