Pabrik Ceriping di Magelang Terbakar

Pabrik Ceriping di Magelang Terbakar
Si jago merah menghanguskan rumah produksi ceriping di Kwarasan Cacaban Barat Magelang Tengah, Rabu (20/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Agus Puronomo (50), warga Kampung Kwarasan, Kelurahan Cacaban, Magelang Tengah itu hanya bisa terdiam saat si jago merah menghanguskan rumah produksi ceriping miliknya, Rabu (20/11) sekitar pukul 11.30 WIB. Dia menduga, kobaran api berasal dari salah satu tungku penggorengan.

“Bahan bakarnya kan solar, jadi api langsung cepat membesar sampai asap hitam mengepul di atas pabrik ceriping saya,” kata Agus, di lokasi.

Ia menduga kobaran api berasal dari tungku di bagian pojok. Karena dibandingkan dengan dua tungku lainnya, yang paling dekat dengan bahan bakar berada di pojok utara.

“Kemungkinan memang banyak bahan bakar yang mudah terbakar. Jadi api langsung membesar. Warga sudah coba memadamkan, tapi sudah terlalu besar,” ujarnya.

Baca Juga
Kebakaran di Magelang, Hanguskan Sebagian Rumah Warga di Salam

Bambang Endro (43) seorang saksi mata mengaku, bangunan pabrik ceriping ini sebagian besar menggunakan material kayu yang mudah terbakar.

“Saya mencium bau asap, ya memang sepertinya baunya seperti itu, wajar. Tapi kok karyawan Pak Agus pada keluar, nggak tahunya asap sudah setinggi 10 meter,” katanya.

Saat terjadi kebakaran, rumah yang dijadikan pabrik pembuatan ceriping sedang melakukan aktivitas penggorengan. Ia pun membantu warga lain, mencegah kobaran api tidak merembet ke rumah lain, termasuk gedung arsip BPKAD Kota Magelang yang hanya berjarak 2 meter saja.

“Saya pecahkan kaca di gedung arsip Pemkot Magelang karena titik api juga muncul di sana. Bersyukurnya, karena petugas Damkar langsung menyemprotkan air ke gedung arsip. Api pun tidak merembet,” ungkapnya. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here