Jauh dari Pusat Kota, Siswa SMPN 32 Purworejo Didorong jadi Generasi Unggul

Siswa SMPN 32 Didorong jadi Generasi Unggul. (2)
BANTUAN. Siswa SMPN 32 Purworejo menerima bantuan bola voli usai upacara bendera di sekolah setempat,

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Lokasi sekolah yang terletak jauh dari pusat kota bukan menjadi hambatan siswa untuk maju. Sebaliknya, tantangan itu justru menjadi peluang bagi siswa untuk menjadi generasi unggul mengingat mereka cenderung lebih jauh dari budaya negatif.

Hal itu menjadi salah satu pesan yang disampaikan Kapolsek Kemiri, Iptu Miswanto, saat melaksanakan program Police Go to School di SMP Negeri 32 Purworejo yang berlokasi di Desa Karangduwur Kecamatan Kemiri, Senin (18/11) pagi. Dalam kunjungannya, Iptu Miswanto juga berkesempatan menjadi Inspektur Upacara Bendera.

“Saya lihat keutamaan yang dimiliki anak di sisni adalah belum teremar budaya negatif atau aneh-aneh di era modern ini, sehingga mereka masih mudah diarahkan untuk menjadi generasi ungul,” katanya saat ditemui usai upacara.

“Contohnya tadi dalam upacara, mereka terlihat fokus saat mendengarkan amanat,” imbuhnya.

Baca Juga
Pilkades Serentak Magelang 2019, 4 Calon Kades Bersaing di Jambewangi

Diungkapkan, kehadirannya di SMPN 32 menjadi bagian program pembinaan kepada rema, pemuda, dan wanita (Binredawan). Salah satu tujuannya yakni memberikan motivasi kepada siswa agar optimistis menggapai masa depan meski bersekolah di lokasi pinggiran. Terlebih, banyak alumni sekolah tersebut yang mampu menjadi orang sukses di berbagai bidang, termasuk menjadi Polisi.

“Jadi menuntut ilmu di sekolah yang bisa dikatakan pinggiran ini justru banyak keuntungan. Bukan berarti tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi dan kemajuan, tapi mereka lebih minim dari dampak negatifnya sehingga bisa fokus belajar,” ungkapnya.

Selain Kapolsek Kemiri, pagi itu SMPN 32 juga mendapat dorongan untuk menggali potensi dan menggiatkan olahraga. Dorongan itu diwujudkan oleh salah satu wartawan yang bertugas di Kabupaten Purworejo dengan memberikan bantuan bola voli. Bantuan diterima secara simbolik oleh sejumlah siswa didampingi Kepala SMPN 32, Agung Setiono SE MPd.

“Kami berterima kasi, bantuan ini menjadi motivasi. Kebetulan di sini ada ekstra rutin bola voli dan prasarananya memang masih terbatas, termasuk bola jumlahnya sangat kurang,” kata Agung.

Menurut Agung, SMPN 32 memiliki visi “berprestasi, terpuji dalam sikap, dan perilaku”. Adanya Police Go to School dan pemberian bantuan menjadi motivasi khusus bagi sekolah untuk menggali potensi dan mendorong siswa menjadi generasi unggul.

“Memang benar apa yang dikatakan Pak Kapolsek, meski sekolah pinggiran, banyak juga alumni sini yang berhasil. Harapannya mulai sekarang seluruh siswa bisa termotivasi untuk meraih prestasi dan percaya diri dalam menggapai masa depan,” ungkapnya. (top) 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here