Sempat Dikabarkan Hilang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tim SAR Magelang Tewas di Dalam Sumur

MAGELANGEKSPRES.COM GRABAG – Dikabarkan hilang pada Sabtu 9 November 2019, bocah berusia 8 tahun bernama ZN ditemukan sudah meninggal dunia di dalam sumur milik warga di Grabag, Magelang pada Minggu 10  November 2019 Pukul 19.30 WIB. Korban dinyatakan hilang, setelah sebelumnya pamit untuk mengambil layangan yang berada di sebuah pohon yang berjarak kira-kira 50 meter.

“Sebelumnya, sepulang dari mengaji ZN (8) punya keinginan untuk membuat layang-layang yang akan dibuatkan oleh kakaknya AN (15). Selang beberapa menit korban keluar dari rumah untuk mengambil layanhan, terdengar suara seorang anak minta tolong dari arah selatan,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto.

Hal tersebut membuat keluarga mencari keberadaan korban yang saat itu belum pulang ke rumah pada pukul 20.00 WIB, pencarian ke tempat teman-temannya namun tidak diketemukan. Keluarga lalu mendatangi rumah Kadus Banyusari untuk melaporkan hilangnya korban. Kadus Banyusari juga menginformasikan kepada warga melalui pengeras suara. Yang kemudian dilakukan pencarian hingga pukul 04.30 WIB namun belum diketemukan juga.

Korban  berasal dari Wonosari Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta dan berstatus sebagai warga pendatang di Grabag dan belum genap 1 tahun tinggal di tempat tinggalnya yang sekarang.

Minggu, 10 November 2019 tim dari BPBD Kabupaten Magelang menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian ZN, setelah sampai di lokasi pukul 08.45 WIB langsung dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan Pemdes dan dilajutkan pencarian.

“Selanjutnya pada pukul 10.15 WIB, tim gabungan mendapati sumur tidak jauh dari rumah korban dan terdapat tanda mencurigakan yaitu terdapat telapak kaki dan papan penutup sumur yang patah, kemudian dilakukan pengecekan sumur dan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur tersebut,” ungkap Edy. (cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here