Pengadaan Barang/Jasa Punya Peran Strategis dalam Pembangunan di Kota Magelang

barang dan jasa
BARANG/JASA. Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina saat memberikan sambutan kegiatan Pembinaan Pengelola Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Hotel Atria Magelang, 

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Pengadaaan barang/jasa pemerintah bukan hanya suatu proses mendapatkan penyedia saja, akan tetapi lebih memiliki peran penting dan strategis dalam pelaksanaan pembangunan. Pasalnya, pengadaan barang/jasa merupakan bentuk layanan publik yang bermuara pada peningkatan perekonomian daerah hingga nasional.

Hal itu dikatakan Walikota Magelang Sigit Widyonindito dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina, saat membuka kegiatan Pembinaan Pengelola Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Hotel Atria Magelang, kemarin.

Sigit menyebut ada enam tahapan pengadaan barang/jasa yakni perencanaan pengadaan, persiapan pengadaan, persiapan pemilihan, proses pemilihan, pelaksanaan kontrak, dan serah terima.

Dari tahapan tersebut, perencanaan pengadaan merupakan langkah awal dari seluruh proses pengadaan barang/jasa, dan sangat menentukan konsistensi rencana umum pengadaan (RUP) yang telah diumumkan, dengan pelaksanaan paket pengadaan barang/jasa.

”Oleh karena itu, proses perencanaan pengadaan haruslah matang, dan memenuhi prinsip efektif, efisien, transparan serta akuntabel,” katanya.

Mengingat betapa pentingnya substansi kegiatan ini, Sigit berharap agar seluruh para pengguna anggaran (PA) atau kuasa pengguna anggaran (KPA) dapat mengikuti rangkaian kegiatan baik. Tujuannya supaya informasi yang disampaikan oleh narasumber dapat dipahami sebagai langkah awal pembekalan penyusunan APBD 2020.

Baca Juga
SMPN 19 Purworejo Luncurkan 41 Buku, Karya Siswa, Guru hingga Staf TU

”Harapan saya, pengadaan barang/jasa Pemkot Magelang bisa menjadi ‘center of excellent’, dimana pengadaan Pemkot Magelang menjadi pusat keunggulan pengadaan barang/jasa sesuai dengan evolusi kelembagaan yang dicanangkan oleh LKPP,” paparnya.

Menurutnya, layanan pengadaan Kota Magelang juga berkembang dari unit yang reaktif dengan pendekatan yang berorientasi kepatuhan, menjadi unit layanan yang proaktif berorientasi untuk memenuhi ”value for money” atau pemenuhan nilai manfaat yang sebesar-besarnya.

”Ke depan diharapkan pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaan akan memahami tentang perencanaan pengadaan barang/jasa, sehingga akan berimbas pada penyusunan APBD yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Pembangungan Setda Kota Magelang ini, diikuti oleh para PA dan KPA di Kota Magelang.

”Kegiatan bertajuk ‘Pemaketan dan Konsolidasi Pekerjaan Tahun Anggaran 2020’ ini sekaligus untuk meningkatkan pemahaman para PA dan KPA tentang perencanaan terutama pemaketan yang akan difungsikan,” imbuh Kepala Sub Bagian Pengadaan Bagian Pembangunan Setda Kota Magelang, Wahyu Tri Prasetyo.

Adapun narasumber yang dihadirkan antara lain Ir M Aris Supriyanto MT Direktur Advokasi dan Penyelesaian Sanggah Wilayah II LKPP Jakarta dan M Dwi Sumanto, Kepala Seksi Wilayah Jawa bagian Timur LKPP Jakarta. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here