Pemilu 2019 Usai, Operasi Mantap Brata Candi 2018 Berakhir

Pemilu 2019 Usai, Operasi Mantap Brata Candi 2018 Berakhir
LEPASKAN. Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali melepaskan tanda sebagai bentuk berakhirnya Operasi Mantap Brata Candi 2018.

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Perhelatan akbar pesta demokrasi dalam agenda nasional lima tahunan berupa penyelenggaraan Pemilu 2019 telah telah berakhir. Sejumlah kejadian menjadi catatan, pengalaman, dan pembelajaran tersendiri dalam setiap tahapan pelaksanaan pesta demokrasi ke depan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Temanggung AKBP Muhammad Ali saat membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah, Irjen (Pol) Rycko Amelza Dahniel pada apel konsolidasi berakhirnya Operasi Mantap Brata Candi 2018 di Halaman Mapolres Temanggung, Rabu (6/11).

Ia mengatakan, pelaksanaan Operasi Mantap Brata Candi 2018 telah berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan. Meskipun disadari masih terdapat beberapa permasalahan dalam pelaksanaannya, seperti pemungutan suara ulang di 28 TPS di 14 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Namun situasi dan kondisi tersebut dapat sama-sama kita atasi dengan baik, sehingga tidak mengganggu berlangsungnya proses dan tahapan pemilu secara keseluruhan di wilayah Jawa Tengah,” terangnya.

Baca Juga
Ada Salah Input Data, Ajukan 426, Temanggung hanya Dijatah 27 Formasi CPNS

Di samping itu, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Mantap Brata Candi 2018, terdapat 14 kasus tindak pidana pemilu yang sampai ke tahap penyidikan, dimana 11 kasus telah dinyatakan P21 dan 3 kasus lainnya selesai dengan SP3.

“Hal ini tentunya menjadi bahan evaluasi penting bagi kita ke depan untuk menghadapi pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di 21 kab/kota di wilayah Jawa Tengah,” katanya.

Saat ini pemerintahan yang legitimate, hasil dari Pemilu 2019 telah terbentuk, serta siap mengoperasionalkan segala rencana dan program yang telah digariskan.

“Terkait hal ini, saya tekankan kepada seluruh jajaran agar segera mempersiapkan diri untuk melakukan berbagai upaya nyata guna mendukung setiap kebijakan yang digulirkan oleh pemerintah. Dengan demikian, akan terwujud keselarasan serta kesesuaian tujuan, yang mengarah pada apa yang menjadi fokus perhatian dari pemerintahan yang baru, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Dikatakan, Polri sebagai salah satu pilar penyangga demokrasi bersama dengan TNI dan segenap elemen masyarakat lainnya telah mampu melaksanakan pengamanan pesta demokrasi dengan baik.

“Sejarah telah mencatat momen keberhasilan yang telah kita persembahkan untuk bangsa dan negara dalam menjaga dan mengawal seluruh proses Pemilu 2019, sekaligus menghantarkan bangsa ini menuju kehidupan demokrasi yang paripurna,” terangnya. (set)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here