Revitalisasi Terminal Tegal, Dinas Perhubungan Anggarkan Rp45 Miliar

RAMAI - Puluhan penumpang bus antar kota antar provinsi masih memadati terminal untuk menggunakan moda transportasi umum.
RAMAI - Puluhan penumpang bus antar kota antar provinsi masih memadati terminal untuk menggunakan moda transportasi umum.

DINAS Perhubungan Kota Tegal menyatakan rencana revitalisasi terminal tipe A di Kota Bahari akan dikerjakan mulai 2020 mendatang dengan alokasi anggaran mencapai Rp 45 Miliar. Bahkan, pengerjaan teknis pengembangannya ditangani langsung oleh Direktorat Prasarana Transportasi Jalan Dirjen Perhubungan Darat.

Kepala Dishub Kota Tegal Herviyanto GWP menyampaikan, berdasarkan hasil pembahasan rapat koordinasi terkait revitalisasi terminal tipe A akan dilakukan serentak. Rencananya, konsep pembangunan menggunakan Transit Oriented Development secara bersamaan dengan 20 terminal lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

“Yang jelas, revitalisasi terminal tipe A dimulai 2020 mendatang dengan total 21 titik termasuk Kota Tegal setelah melalui berbagai pertimbangan,” terangnya.

Baca Juga
Residivis di Purworejo Gasak Tiga HP Milik Pegawai Hotel

Untuk Kota Tegal, lanjut Hervi, Dirjen Perhubungan Darat memiliki pertimbangan khusus yakni sangat berpotensi mengoptimalkan interkoneksi dengan stasiun KA. Kemudian, pengembangan Airport Kertajati juga menjadi peluang strategis sebagai penghubung antar wilayah melalui jalur darat.

Namun, terkait teknis pembangunan sepenuhnya ditangani Dirjen Perhubungan Darat yang mengkombinasikan konsep terminal terintegrasi. Hal itu, sudah ditindaklanjuti melalui rakor melibatkan investor secara menyeluruh di tingkat pusat dalam mengembangkan potensi terminal A di daerah.

Di sisi lain, sambil menunggu respon draft MOU yang saat ini masih dipelajari Pemkot Tegal dan rekomendasi dari wali kota proses administrasi juga dikebut. Tujuannya, agar secara administrasi dan pelimpahan sertifikat tanah terminal bisa diserahterimakan ke pusat sebagai bentuk komitmen daerah.

“Yang jelas, proses pelimpahan P3D sudah dilakukan secara formil dan tinggal menyelesaikan berkas administrasinya,” tegasnya. (syf/wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here