Pemkab Magelang Data Warga Miskin Secara Riil

warga miskin
RAKOR. Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Tim Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan Desa Kabupaten Magelang, himpun masukan dan usulan dari Tim Penanggulangan Kemiskinan.

WINDUSARI – Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana mengaku, sedang melakukan pendataan secara riil terkait dengan angka kemiskinan di Kabupaten Magelang.

Pendataan tersebut merupakan bagian dari program Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan Desa Kabupaten Magelang.

“Saat ini pemerintah sedang turun langsung untuk mendata secara riil warga miskin disetiap desa agar program Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan Desa Kabupaten Magelang bisa tepar sasaran. Dari data tersebut, nantinya pada tahun 2020, program penanggulangan kemiskinan mulai dijalankan,” ucap Edi, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Tim Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan Desa Kabupaten Magelang di Gedung Serba Guna Windusari.

Baca juga
Satu Hektar Hutan Gunung Payung di Magelang Terbakar

Menurut Edi dalam rapat koordinasi tersebut, dilakukan pembahasan terkait dengan kendala, masukan dan usulan dari camat dan perangkat desa dalam menjalankan program Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan Desa Kabupaten Magelang.

“Dalam rapat koordinasi ini, kami memberikan penjelasan teknis pelaksanaan program sekaligus mendengarkan masukan dan usulan terkait dengan kendala atau masukan agar program tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran. Pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK),” papar Edi.

Adapun angka kemiskinan di Kabupaten Magelang selama lima tahun terakhir mengalami penurunan sebesar 1,75 % data dari BPS Kabupaten Magelang.

Pada tahun 2018 menjadi 11,23% turun dari tahun 2014 sebesar 12,98%. Rata-rata penurunan angka kemiskinan selama lima tahun 0,35%. Meskipun demikian angka kemiskinan Kabupaten Magelang semakin turun namun belum sesuai dengan target yang diamatkan dalam RPJMD tahun 2014-2019, yaitu 9%.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala instansi terkait, diantaranya adalah Bappeda Kabupaten Magelang, Camat Secang dan Windusari.

Camat Windusari, Syihabidin Ashodiqi S.Sos, menuturkan, anggota Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) terdiri dari kepala desa dan perangkat desa.

“Kades, Sekdes dan Kasi Kesra sebagai Tim Penanggulangan Kemiskinan, nantinya akan melakukan verifikasi dan validasi data, karena selama ini kurang valid, dengan demikian maka akan lebih tepat sasaran,” papar Syihabidin.(cha).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here