Kemendikbud Gelontarkan Rp129 Miliar Kelola Museum

Kemendikbud Gelontarkan Rp129 Miliar Kelola Museum
Kemendikbud Gelontarkan Rp129 Miliar Kelola Museum

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp129 miliar lewat dana alokasi khusus (DAK), untuk pengelolaan museum di Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyatakan, pemerintah siap membantu memajukan museum Indonesia dengan dana alokasi khusus (DAK) untuk museum.

“Anggaran yang sudah ada dalma DAK untuk museum baru Rp129 miliar, tapi itu awal yang bagus. Paling tidak pemerintah sudah memiliki kepedulian yang cukup,” kata Muhadjir, di Jakarta, Senin (14/10)

Untuk itu Muhadjir meminta, provinsi-provinsi di daerah agar bisa melakukan langkah lebih untuk memajukan museum dan cagar budaya, yang berada di wilayah masing-masing.

“Museum itu sebagai simbol peradaban suatu bangsa. Bila terawat, maka akan ramai dikunjungi. Ini menunjukkan majunya suatu bangsa dan negara,” ujarnya.

Muhadjir mengatakan, di dunia ini tidak ada negara maju yang tidak memiliki museum yang bagus. Menurutnya, tingkat kemajuan sebuah bangsa akan tercermin seberapa komitmen perhatian pemeliharaan dan pemanfaatan museum di negara itu.

“Semakin peduli, semakin kuat komitmennya di dalam menangani, memelihara, mengembangkan dan memperhatikan museum, biasanya semakin tinggilah tingkat peradaban bangsa itu,” imbuhnya.

Selain itu, Muhadjir juga meminta masyarakat ikut meramaikan museum. Sebab kata dia, di dalamnya ada pesan-pesan sejarah yang harus diketahui terutama oleh generasi muda.

“Pesan-pesan peradaban yang tersemat di museum itu yang perlu dikenalkan, sosialisasikan kepada generasi muda, kepada anak didik kita agar mereka bangga, memiliki kesadaran yang tinggi terhadap keberadaan dirinya di kehidupan masa lalu dari nenek moyang. Juga dari keberadaan sebuah bangsa itu,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan (Kemendikud), Hilmar Farid, mengharapkan berbagai inovasi bisa menjadikan pelayanan museum lebih baik.

“Kita berharap, dengan sekian banyak intervensi dan inovasi yang kita lakukan, dapat membuat museum kita ini jadi lebih baik layanannya kepada publik,” kata Hilmar

Adapun Indonesia saat ini memiliki 439 museum yang sudah terdaftar secara resmi, baik itu milik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten atau kota, maupun anggota masyarakat.

“Kita semua harus bergerak bersama-sama untuk meningkatkan tata kelola dan peran museum, baik sebagai pelestarian, pengkajian, edukasi, maupun kesenangan rekreasi. Di mana museum akan menjadi ruang publik untuk berbagai kegiatan,” kata Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Fitra Arda. (der/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here