Serap Keluhan Warga, Wabup Purworejo Safari ke Sejumlah Kelurahan

Wabup Safari Sejumlah Kelurahan di Kutoarjo
SAFARI. Wabup Yuli Hastuti didampingi sejumlah OPD terkait saat melakukan safari kunjungan kerja ke sejumlah kelurahan di Kutoarjo.

PURWOREJO – Wakil Bupati Purworejo anjangsana ke beberapa Kelurahan di wilayah Kecamatan Kutoarjo, Senin (7/10). Kunjungan ini dalam rangka memberikan motivasi kepada lurah, terutama lurah yang baru dilantik beberapa waktu lalu.

“Tugas saya memberikan motivasi, karena mereka dilantik belum lama. Jadi kami ingin memberikan support agar lebih semangat lagi,” kata wakil bupati usai kunjungan.

Wakil bupati berserta rombongan berkunjung ke enam kelurahan yakni Kelurahan  Bandung,  Kutoarjo, Semawung Daleman, Semawung Kembaran, Bayem dan Katerban. Turut mendampingi Kepala Dipermasdes, Dinkes, Dinhub, Kabag Humas Dan Protokol dan sejumlah pimpinan OPD serta instansi terkait.

Dijelaskan Wabup, dalam kunjungan ini dirinya ingin melihat langsung sejumlah fasilitas sarana dan prasarana dikelurahan yang dikunjungi. Dirinya juga berdiskusi dengan lurah dan camat dalam rangka mengetahui kondisi dan situasi di kelurahan terkait kendala yang dihadapi.

Baca juga
Merti Dusun di Kabupaten Magelang, Bukti Bersatunya Warga dengan Pemerintah

Jika memang ada kendala atau persoalan, nantinya akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait yang turut ikut dalam rombongan.

“Tadi ada beberapa usulan yang langsung saya akomodir melalui dinas terkait. Ada bangunan oleh dinas pupr, terkait penerangan jalan oleh dinhub. Jika ada kekurangan, mari saling mengisi,” imbuhnya.

Wabub berharap, dana kelurahan yang mulai dilaksanakan tahun ini dapat dikelola dan dilaksanakam dengan baik sesuai dengan aturan yang ada. Mulai tahun depan dirinya berharap, program yang dilaksakan dapat segera terlihat hasilnya.

“Paling tidak tahun depan sudah mulai kelihatan hasilnya, sesuai dengan program yang harus dilaksanakan sesuai dengan pusat,” pungkasnya.

Lurah Bandung Prayogo SIP MAP mengatakan, khusus di Kelurahan Bandung tidak ada kendala yang berarti, selain perlunya rehab bangunan kantor.

Dijelaskan Yogo jika sejak tahun 1982 bangunan kantor belum pernah dibangun, sifatnya hanya pemeliharaan. Direncanakan tahun depan, Kelurahan Bandung akan mendapatkan alokasi anggaran untuk membangun.

Namun menurut perkembangan, lokasi Kelurahan Bandung saat ini dinilai terlalu kecil dan kurang representatif. Untuk itu pihaknya meminta untuk dilakukan pemindahan kantor dan telah menyiapkan tanah bengkok seluas di sebelah utara SMAN 2 Purworejo.

“Kantor kelurahan kurang meliki lahan yang luas, apalagi lolasi berdekatan dengan gereja. Jika ingin mengadakan acara seperti pengajian kurang leluasa, dikhawatirkan akan menggangu,” ujar Yogo. (luk)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here