Bekali Ketrampilan Agar Tak Gagap Kerja

pembekalan wisudawan
LATIHAN. Rektor UM Magelang, Eko Muh Widodo usai membuka pelatihan dan pembekalan hardskill dan softskill kepada calon wisudawan UM Magelang, di Auditorium Kampus 1,

MAGELANG SELATAN – Sebagian besar calon wisudawan dan wisudawati Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang merupakan ”fresh graduate” atau orang yang belum memiliki pengalaman kerja. Dibutuhkan pelatihan khusus serta keterampilan sehingga nantinya para lulusan bisa diterima di lapangan kerja.

Hal itu dikatakan Rektor UM Magelang, Ir Eko Muh Widodo saat membuka Pembekalan Calon Wisuda Angkatan 71 di Kampus 1, Magelang Selatan, Kota Magelang, Selasa (17/9). Menurut dia, seorang lulusan perguruan tinggi mudah diserap lapangan kerja bila memiliki keahlian, baik itu hardskill maupun softskill.

”Kedua poin ini yaitu hardskill (keahlian utama) dan softskill (sosiologi) sudah diberikan di masa perkuliahan, terutama di UM Magelang karena kita menerapkan itu,” katanya.

Eko menambahkan dengan dua keahlian itu, maka calon alumni bisa bekerja sesuai dengan keinginan dan kompetensinya. Lebih bagus lagi jika calon wisudawan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.

”Di era industri 4.0, pekerjaan yang ada saat ini di kemudian hari pasti akan tergantikan oleh tenaga digital bahkan tenaga manusia diganti oleh robot,” paparnya.

Ketua Lembaga Pengembangan Mahasiswa dan Alumni (LPMA) UM Magelang, Ns Margono Mkes menyebutkan bahwa pihaknya mengangkat tema ”Mengenali dan Strategi Masuk Dunia Kerja” dalam pembekalan prawisuda. Alasannya, karena para wisudawan dianggap perlu mendapatkan pendampingan untuk mengenali strategi khusus dalam dunia kerja.

”Pembekalan ini dalam rangka mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja dan juga membentuk pribadi yang berkarakter positif sesuai visi misi kampus,” ujarnya.

Pembekalan ini, katanya, dihadiri sekitar 650 calon wisudawan. Mereka akan diwisuda pada Sabtu, 28 September mendatang.

Kampus juga mengundang nara sumber kompeten pada kesempatan itu. Salah satunya yakni Nita Budi Astuti dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang. Menurutnya, calon wisudawan perlu dipersiapkan dalam memasuki dunia kerja, terlebih di zaman yang serba digital seperti saat ini.

”Tak kalah penting adalah strategi membuat biodata dan surat lamaran yang baik dan tepat. Kemudian bagaimana kita menghadapi proses wawancara dan psikotes saat seleksi. Karena kebanyakan lapangan kerja tidak mau ambil risiko, terjadinya kesalahan sekecil apapun,” tandasnya.

Tidak hanya materi, para alumni UM Magelang pun turut memberikan cerita-cerita sukses, seperti Bambang Triharyanto SH dan Larsita SE MSc, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Disdukcapil Kota Magelang. (wid)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here