30 Duwis akan Bersaing Sengit di Grand Final

30 Duwis akan Bersaing Sengit di Grand Final
DUTA WISATA. Pengarahan kepada Duta Wisata Kabupaten Magelang 2019 jelang babak grand final.

MUNGKID – Peserta Duta Wisata (Duwis) Kabupaten Magelang tahun 2019 akan masuk pada babak grand final yang akan diselenggarakan 20 September 2019 mendatang di Atrium Artos Mall, Magelang, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahrga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, mengatakan, penyelenggaraan Duta Wisata ini untuk menumbuhkan dan mengangkat SDM pariwisata Kabupaten Magelang.

“Tujuan utamanya mencari figur generasi muda untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata Kabupaten Magelang, dengan harapan mampu meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan,” ucap Iwan, saat pengarahan kepada para finalis duta wisata di Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (17/9).

Iwan mengatakan, saat ini sudah terdapat 30 finalis Duwis yang akan bertanding di malam grand final di Atrium Artos Mall. Penampilan peserta akan dinilai langsung oleh dengan 5 juri serta disaksikan langsung oleh masyarakat Kabupaten Magelang di malam puncak kompetisi tersebut.

Ada pun kelima tim juri tersebut antara lain, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Christanti Handayani, Ketua Permadani Kabupaten Magelang, Tri Wardoyo (juri kebudayaan dan bahasa Jawa), Paguyuban Duta Wisata Kabupaten Magelang (Pandawa), Katok (juri performe dan publik speaking), Dosen UIN Walisongo Semarang, Nur Fitriyati (psikolog), dan Ketua Pesona Kabupaten Magelang, Sahrudin (juri aspek pariwisata).

“Rencananya, pemenang tahun 2019 ini akan ikut dalam ajang pemilihan duta wisata kembali di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” papar Iwan.

Sementara, Bupati Magelang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, berpesan kepada seluruh peserta Duwis Kabupaten Magelang yang telah lolos menjadi finalis, agar selalu mengembangkan diri dan menjaga nama baik.

“Sekarang ini anak-anaku Duwis sudah menjadi publik figur, maka harus senantiasa menjaga nama baik, norma, serta etika. Kemampuan yang belum maksimal harus bisa lebih digali lagi untuk mengembangkan diri,” ucap Adi saat memberikan motivasi kepada Duwis.

Adi berharap, para finalis Duwis bisa menularkan sisi-sisi positif kepada lingkungan sekitar. Termasuk dalam generasi milenial yang erat dengan era digital, para finalis Duwis ini diharapkan mampu mengaplikasikan dan menyaring segala sesuatu yang positif.

“Jangan sekali-kali terpengaruh dengan paham radikalisme. Kemudian hati-hati dengan narkoba, jauhi itu,” tandas Adi. (cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here